Ponorogo.suara.com – setelah ditinggal oleh pedagang dan mangkrak, pasar legi selatan atau pasar lanang akhirnya mulai dibongkar. Kondisi pasar sepi karena sudah 3 tahun ditinggalkan pedagang
Tender pembongkaran pasar yang berisi 502 kios dimenangkan dalam lelang terbuka oleh Nurhasan, warga Kecamatan Asemrowo Surabaya, Jawa Timur dengan nilai penawaran mencapai 1,3 milyar rupiah.
Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah, (BPPKAD), Sumarno menuturkan yang bersangkutan memenangkan lelang karena memberikan penawaran yang paling tinggi dari nilai limit Rp 430 juta. Sehingga jika dihitung ada kenaikan 218 persen dari nilai limit.
“jadi untuk lelang pasar legi selatan dimulai pada tanggal 27 bulan kemarin dengan limit 430 juta, kemudian alhamdullilah bisa laku 1,3 milyar rupiah “ tuturnya.
Seluruh dana hasil lelang akan jadi pemasukan asli daerah (PAD) 2023 sedangkan untuk lahan kedepan akan dibangun mall pelayanan publik yang juga diisi pujasera dengan dua lantai. Sementara lantai 1 nya akan digunakan untuk lahan parkir.
“hingga hari ini rencananya akan digunakan untuk membuat mall pelayanan publik”
Sementara Afdaul 26 tahun pemilik toko jam di Pasar Lanang mengatakan dirinya mulai kemarin sudah mengemasi barang untuk dipindah. ia memiliki 4 toko di Pasar Lanang, 2 diantaranya digunakan untuk gudang.
“kita sedang beres beres karena pasar mau dibongkar, yah nanti barang barang akan ditempatkan di toko cabang lainnya”
Saat ini, pembongkaran masih dilakukan dengan cara manual, belum menurunkan alat berat. Pekerja masih memilih bagian bangunan yang masih digunakan
Baca Juga: Terungkap, Rupanya Nikita Willy yang Duluan Nyatakan Cinta ke Indra Priawan
Adapun pengerjaan pembongkaran pasar lanang diperkirakan paling lama 2 bulan atau berakhir pada 6 Mei 2023. Hanya saja jika lebih cepat lebih baik.