Suara Ponorogo - Seorang warga Ponorogo bernama Muksin (50) mengalami kematian yang mengejutkan saat sedang memancing di sungai Kedung, Kelurahan Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Kejadian ini terjadi pada Minggu (11/6/23) pagi pukul 08.00.
Menurut keterangan Eko Wahyudi, seorang saksi mata yang juga berada di lokasi saat kejadian, Muksin sedang mempersiapkan peralatan memancingnya ketika tiba-tiba jatuh dan hidungnya berdarah di tepi sungai. Eko Wahyudi yang berada di dekatnya segera meminta pertolongan dari warga sekitar dan segera memeriksa kondisi korban.
"Saat itu, kami sedang bersiap-siap untuk memulai aktivitas memancing. Tiba-tiba, Muksin terjatuh dengan hidung yang berdarah di tepi sungai. Saya langsung meminta bantuan kepada warga sekitar dan memeriksa kondisinya. Sayangnya, korban sudah tidak bernyawa," ujar Eko Wahyudi.
![Petugas Nakes memeriksa Jenasah korban [ponorogo.suara.com/dedy.s]](https://media.suara.com/suara-partners/ponorogo/thumbs/1200x675/2023/06/11/1-jenasah-2.jpeg)
Muksin merupakan seorang warga yang berasal dari desa Ngunut, Babadan, Ponorogo. Kabar meninggalnya Muksin membuat duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya. Pihak berwenang setempat telah melakukan identifikasi korban dan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Saat ini, motif serta penyebab pasti kematian Muksin masih dalam pemeriksaan petugas. dari pemeriksaan sementara yang dilakukan petugas kesehatan di lokasi kejadian, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, diduda, korban meninggal akibat sakit.
Namun untuk memastikan penyebab kematian korban secara spesifik, jenasah korban, saat ini dibawa ke Rumah sakit dr Harjono, Ponorogo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kematian Muksin yang mendadak ini masih meninggalkan banyak pertanyaan di benak masyarakat. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.