Suara Ponorogo - Dalam rangka persiapan operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bantarangin yang berlokasi di Kecamatan kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Pemerintah Daerah telah mengambil berbagai langkah yang signifikan.
Selain menyiapkan tenaga medis dari berbagai Puskesmas dan RSUD, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, telah menunjuk Pelaksana Tugas (PLT) Direktur rumah sakit yang akan memimpin sementara operasional RSUD.
Menurut Bupati Sugiri Sancoko, sosok yang dipilih untuk memimpin RSUD Bantarangin adalah drg. Enggar Tri Adji.
Kang Giri, sapaan akrab Bupati, menekankan bahwa drg. Enggar memiliki pengalaman yang cukup, sebelumnya pernah menjabat sebagai wakil direktur di RSUD dr. Harjono Ponorogo, sehingga dianggap layak untuk menjadi PLT direktur RSUD Bantarangin.
“drg. Enggar sarat pengalaman, pernah jadi wadir di RSUD dr. Harjono Ponorogo,” kata Bupati Sugiri Sancoko.
Sementara itu, saat ditemui Ponorogo.suara.com, dr. Enggar Tri Adji menjelaskan bahwa saat ini terdapat enam poli di rumah sakit tersebut, yaitu poli dalam, poli anak, poli umum, poli kesehatan gigi, dan poli bedah.
"Iya, ada 6 Poli yang akan dioperasikan di RSUD Bantarangin Ponorogo," jelasnya.
Ia menambahkan, tidak hanya dokter spesialis yang bertugas di Poli, pihaknya juga telah menyiapkan dokter untuk bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan spesialis.
Bahkan dokter dari RSUD dr. Harjono akan membantu dalam operasional RSUD Bantarangin. Setiap poliklinik memiliki satu dokter, dan saat ini RSUD masih mencari dokter tambahan.
Baca Juga: Aaliyah Massaid Masuk Geng Mamayu, Auto Dikomentarin: Dulu Fuji Nggak Masuk Gengnya
"Semua dokter dari rumah sakit, baik yang di IGD, spesialis, bahkan dari RSUD dr. Harjono, akan membantu," ungkapnya.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, RSUD Bantarangin diharapkan sudah mampu memberikan pelayanan kesehatan yang baik, termasuk untuk pasien gawat darurat.
Hal ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Ponorogo.