Rekrutmen Guru PPPK Kembali Dibuka di Ponorogo, Terdapat Peluang untuk Pelamar dengan Kebutuhan Khusus

Ponorogo

Jum'at, 06 Oktober 2023 | 22:16 WIB
Rekrutmen Guru PPPK Kembali Dibuka di Ponorogo, Terdapat Peluang untuk Pelamar dengan Kebutuhan Khusus
Andy Susetyo, Kepala BKPSDM (ponorogo.suara.com/dedy.s)

Suara Ponorogo - Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kembali membuka penerimaan pegawai pemerintah perjanjian kerja (PPPK) sebagai Guru. Sebanyak 251 formasi PPPK guru tersedia dalam rekrutmen ini, dengan sorotan khusus untuk Guru berkebutuhan khusus.

Dalam penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Program Pengembangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk Guru berkebutuhan khusus belum mencapai target di tahun 2023, terdapat 7 formasi guru yang masih kosong untuk pelamar dengan kebutuhan khusus.

"Jumlah keseluruhan formasi PPPK guru sebanyak 251, dan awalnya kami menawarkan 7 formasi khusus untuk pelamar dengan kebutuhan khusus. Ini berarti ada 7 formasi yang masih kosong," ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Andy Susetyo, pada hari Jumat, 6 Oktober 2023.

Formasi yang masih tersisa, sebanyak 7 orang, kemudian dibuka untuk pelamar dengan kebutuhan umum hingga tanggal 9 Oktober 2023.

"Pada tanggal 6 Oktober, kami telah menerima 295 pelamar dari golongan kebutuhan umum. Jumlah ini masih berpotensi bertambah, mengingat pendaftaran akan berlangsung hingga tanggal 9 Oktober nanti," tambahnya.

Andy juga menjelaskan kriteria khusus untuk pelamar dengan kebutuhan khusus. Mereka harus merupakan mantan Tenaga Honorer Kategori II (Eks THK-II) yang telah mencapai nilai ambang batas dalam seleksi pengadaan PPPK jabatan fungsional guru pada tahun 2021.

Selain itu, mereka juga harus menjadi guru non-Aparatur Sipil Negara (Non-ASN) di sekolah negeri yang terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dan memiliki masa kerja minimal 3 tahun.

Sementara untuk pelamar dengan kebutuhan umum, kata Andy, mereka termasuk lulusan Pendidikan Profesional Guru (PPG) yang terdaftar dalam database kelulusan pendidikan profesi guru di Kemendikbud Ristek, dan juga guru yang terdaftar dalam Dapodik Kemendikbud Ristek.

Menurut data dari Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, jumlah guru yang terdaftar dalam Dapodik baik di sekolah negeri maupun swasta di Kabupaten Ponorogo mencapai sekitar 2800 orang.

baca juga

"Jadi, kemungkinan besar jumlah pelamar dengan kebutuhan umum akan terus bertambah. Karena masih banyak guru yang terdaftar dalam Dapodik di Ponorogo," pungkasnya.

Untuk informasi tambahan, Pemkab Ponorogo pada tahun 2023 telah mengalokasikan 912 formasi PPPK, dengan rincian 251 untuk tenaga pendidik, 447 untuk tenaga kesehatan (nakes), dan 214 untuk tenaga teknis.

Pelamar yang memenuhi syarat diharapkan segera mendaftar untuk mengisi posisi-posisi penting ini dalam mendukung pendidikan di Kabupaten Ponorogo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragis: Kecelakaan Maut di Ponorogo Tewaskan Pelajar, Tiga Motor Terlibat

Tragis: Kecelakaan Maut di Ponorogo Tewaskan Pelajar, Tiga Motor Terlibat

Ponorogo | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 21:54 WIB

Krisis Air Bersih Melanda Ponorogo, Warga Terdampak

Krisis Air Bersih Melanda Ponorogo, Warga Terdampak

Ponorogo | Kamis, 05 Oktober 2023 | 17:25 WIB

Bupati Ponorogo Minta Hentikan Pembelian Mobil Innova di SMPN 1 Ponorogo

Bupati Ponorogo Minta Hentikan Pembelian Mobil Innova di SMPN 1 Ponorogo

Ponorogo | Kamis, 05 Oktober 2023 | 17:13 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:14 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:03 WIB

×