Smile Train Rayakan Hari Senyum Sedunia 2022, Bertajuk "A Smile Can Change the World"

Yasinta Rahmawati

Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:36 WIB
Smile Train Rayakan Hari Senyum Sedunia 2022, Bertajuk "A Smile Can Change the World"
Pemberian lukisan dari pasien penerima bantuan operasi untuk Smile Train Indonesia

Suara.com - Smile Train, organisasi nirlaba terbesar di dunia yang berfokus pada sumbing, pada tanggal 7 Oktober 2022 merayakan Hari Senyum Sedunia 2022. Melalui acara "A Smile Can Change The World" yang diadakan di Semarang, Smile Train bertujuan untuk membawa lebih banyak senyum ke dunia dan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang bibir sumbing dan langit-langit mulut sumbing serta memberikan informasi terkait cara mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat.

Pada perayaan tersebut, Smile Train Indonesia didukung oleh Sido Muncul sebagai donatur yang memberikan bantuan operasi gratis, serta RS Panti Wilasa Citarum yang merupakan mitra Smile Train sejak tahun 2008.

Setiap 3 menit, bayi lahir dengan bibir sumbing dan/atau langit mulut sumbing di dunia. Dengan kondisi ini, mereka mengalami kesulitan makan, bernapas, mendengar, dan berbicara. Di Indonesia, Smile Train mendukung lebih dari 500 operasi setiap bulan dengan mitra rumah sakit, dari Aceh hingga Papua.

"Kami percaya pada kekuatan sebuah senyuman. Oleh karena itu, bersama para donatur dan stakeholders, kami berupaya untuk memberikan perawatan bibir sumbing/langit mulut sumbing berkelanjutan yang dapat membawa perubahan hidup bagi anak-anak yang membutuhkan," ungkap Deasy Larasati, Country Manager Smile Train Indonesia, dalam rilis yang diterima Suara.com.

"Melalui acara ini, Smile Train Indonesia juga ingin meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai sumbing serta bagaimana memberikan perawatan terbaik untuk mengobatinya," lanjutnya.

dr. Yohanes Mada Suprayogi, Sp.PD, Direktur of Panti Wilasa Citarum Hospital, dr. Rizqy Setyarto, Sp.BP-RE, Dokter Spesialis Bedah Plastik, Dr. Mochamad Abdul Hakam, Spesialis Penyakit Dalam Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang. (Perwakilan Walikota Semarang), Deasy Larasati, Country Manager and Program Director Smile Train.
dr. Yohanes Mada Suprayogi, Sp.PD, Direktur of Panti Wilasa Citarum Hospital, dr. Rizqy Setyarto, Sp.BP-RE, Dokter Spesialis Bedah Plastik, Dr. Mochamad Abdul Hakam, Spesialis Penyakit Dalam Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang. (Perwakilan Walikota Semarang), Deasy Larasati, Country Manager and Program Director Smile Train.

dr. Yohanes Mada Suprayogi, Sp.PD, Direktur Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum mengatakan masih banyak masyarakat yang belum memahami akan pentingnya upaya untuk membantu mereka yang memiliki bibir sumbing dan langit-langit mulut sumbing.

"Oleh karena itu, Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum mendukung Smile Train Indonesia untuk membantu menangani permasalahan ini dengan merawat lebih dari 1.100 pasien bibir sumbing dan memberikan edukasi kepada masyarakat," jelasnya.

Bibir sumbing/langit mulut sumbing pada anak terjadi ketika bagian dan struktur tubuh tertentu tidak menyatu selama perkembangan janin. Celah atau sumbing dapat melibatkan bibir dan/atau langit-langit mulut, yang terdiri dari langit-langit keras dan lunak.

Celah pada anak-anak dapat berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan mereka, karena menyebabkan kesulitan makan dan berbicara. Hal ini juga dapat menyebabkan infeksi telinga yang mengakibatkan masalah pendengaran dan gigi.

baca juga
dr. Yohanes Mada Suprayogi, Sp.PD, Direktur of Panti Wilasa Citarum Hospital, dr. Rizqy Setyarto, Sp.BP-RE, Dokter Spesialis Bedah Plastik, Representatif Sido Muncul,  Deasy Larasati, Country Manager and Program Director Smile Train.
dr. Yohanes Mada Suprayogi, Sp.PD, Direktur of Panti Wilasa Citarum Hospital, dr. Rizqy Setyarto, Sp.BP-RE, Dokter Spesialis Bedah Plastik, Representatif Sido Muncul, Deasy Larasati, Country Manager and Program Director Smile Train.

Operasi perbaikan celah bibir dan langit-langit membantu mengembalikan fungsi bibir dan mulut, sehingga meningkatkan kualitas hidup anak. Smile Train telah menggunakan dukungan dari para donatur dan stakeholders untuk memfasilitasi operasi bibir sumbing bagi lebih dari 100.000 anak Indonesia.

Pada perayaan Hari Senyum Sedunia 2022, Smile Train Indonesia mengadakan kegiatan bazar yang menyajikan aneka makanan dan melibatkan anak-anak dalam hal kerajinan tangan. Selain kegiatan bazar, ada juga kegiatan lain seperti penampilan menyanyi dan menari oleh pasien bibir sumbing, serta fun games dan konsultasi kesehatan gratis untuk masyarakat umum dari mitra Smile Train RS Panti Wilasa Citarum.

Selain Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum, PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul, Tbk juga turut mensukseskan perayaan Hari Senyum Sedunia dengan memberikan donasi sebesar Rp 350.000.000 sebagai bantuan biaya operasi dan perawatan komprehensif untuk 50 anak pasien sumbing dengan celah bibir/langit-langit di Semarang.

Representatif Sido Muncul,  Deasy Larasati, Country Manager and Program Director Smile Train, dr. Yohanes Mada Suprayogi, Sp.PD, Direktur of Panti Wilasa Citarum Hospital, dr. Rizqy Setyarto, Sp.BP-RE, Dokter Spesialis Bedah Plastik.
Representatif Sido Muncul, Deasy Larasati, Country Manager and Program Director Smile Train, dr. Yohanes Mada Suprayogi, Sp.PD, Direktur of Panti Wilasa Citarum Hospital, dr. Rizqy Setyarto, Sp.BP-RE, Dokter Spesialis Bedah Plastik.

"Sebagai entitas bisnis, kami berkomitmen untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat. Adapun dengan mendukung program bantuan operasi Smile Train, merupakan salah satu bentuk implementasi komitmen kami dalam memberikan senyum kepada anak Indonesia," ujar Irwan Hidayat, Direktur PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul, Tbk.

Selain dihadiri para mitra dan juga donor, acara ini pun turut dihadiri oleh pemerintah kota Semarang dan provinsi Jawa Tengah sebagai bentuk dukungan terhadap Smile Train dalam membantu penanganan kasus bibir sumbing dan langit mulut sumbing pada anak-anak di kota Semarang.

"Melalui ragam kegiatan yang bernilai kebaikan pada perayaan Hari Senyum Sedunia, diharapkan dapat menyebarkan lebih banyak senyuman. Karena kami percaya, setiap kali seorang anak tersenyum, dunia menjadi tempat yang lebih baik," tutup Deasy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Bibir Sumbing Bisa Disebabkan Lingkungan Ibu Hamil, Dokter Sarankan Jauhi Paparan Zat Kimia

Anak Bibir Sumbing Bisa Disebabkan Lingkungan Ibu Hamil, Dokter Sarankan Jauhi Paparan Zat Kimia

Jogja | Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:39 WIB

Hari Bhayangkara ke- 76, Polda Sumut Gelar Khitanan Massal hingga Operasi Bibir Sumbing

Hari Bhayangkara ke- 76, Polda Sumut Gelar Khitanan Massal hingga Operasi Bibir Sumbing

Sumut | Sabtu, 18 Juni 2022 | 00:03 WIB

16 Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing di Batam, Kerja Sama Polda Kepri dan PABMI

16 Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing di Batam, Kerja Sama Polda Kepri dan PABMI

Batam | Jum'at, 17 Juni 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×