Program Greentech Entrepreneurs Network Siap Dukung Pertumbuhan Sektor Teknologi Hijau di Indonesia

Vania Rossa

Sabtu, 03 Februari 2024 | 12:46 WIB
Program Greentech Entrepreneurs Network Siap Dukung Pertumbuhan Sektor Teknologi Hijau di Indonesia
Program Greentech Entrepreneurs Network. (Dok. GIZ)

Suara.com - Isu perubahan iklim semakin menjadi sorotan, dan menuntut aksi kolektif dari berbagai pihak untuk mendorong transisi menuju masa depan berkelanjutan. Di tengah situasi ini, teknologi hijau diyakini mampu menjadi tools untuk membantu mencapai target emisi nol bersih pada tahun 2060.

Sebagai upaya mengembangkan kemampuan dan kapasitas wirausaha teknologi hijau, GIZ Indonesia atas nama Kementerian Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman (BMZ) bekerja sama dengan Bappenas, melalui proyek Digital Transformation Center (DTC) Indonesia dengan dukungan Endeavor Indonesia, melangsungkan rangkaian program Greentech Entrepreneurs Network (GEN).

Dalam pemaparannya, Taufiq Hidayat Putra selaku Direktur Ketenagalistrikan, Telekomunikasi dan Informatika Kementerian PPN/Bappenas menjelaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memajukan pembangunan ekonomi hijau.

“Saat ini, perhatian besar Indonesia adalah tentang cara hidup berkelanjutan dengan kualitas lebih baik. Karena itu, pembangunan ekonomi hijau dan energi transisi terus digenjot," katanya saat ditemui di acara Greentech Entrepreneurs Network di Jakarta, Kamis (1/2/2024).

Menurut Taufiq, pemerintah Indonesia telah menyusun prioritas untuk implementasi hidup yang berkelanjutan. Lewat rencana pembangunan nasional, pemerintah ingin terus berkolaborasi dengan
berbagai pihak, karena keberhasilan pembangunan tidak berasal hanya dari pemerintah, melainkan kolaborasi secara pentahelix.

Berlangsung selama 3 hari, program GEN siap mendorong dan mengkatalisasi pertumbuhan vertikal startup teknologi hijau di Indonesia.

Kegiatan GEN sendiri berfokus untuk melibatkan pembangunan kapasitas kewirausahaan dalam bentuk akselerasi bisnis serta penguatan jaringan kolaborasi antara bisnis dan sektor publik. Kegiatan ini sekaligus membuka akses kepada mitra bisnis potensial, investor, dan mentor dengan mengajak berbagai pihak, antara lain pemerintah daerah hingga LSM untuk ikut berpartisipasi.

Atiek Puspa Fadhilah, Advisor Digital Transformation Center (DTC), GIZ Indonesia, menjelaskan bahwa selama ini, tingkat kewirausahaan di Indonesia sangat tinggi. Meski begitu, para wirausaha, termasuk UMKM dan startup, banyak yang akselerasinya terhambat di ideation untuk meramu produk apa yang sesuai serta dukungan lain yang dibutuhkan.

"Melalui GEN, kami berusaha untuk break the ceiling agar pengusaha mampu mengelola resources yang mereka punya. Menggandeng Endeavor sebagai partner, kami melihat programnya sangat cocok untuk memberikan business practice dan mampu perluas kolaborasi hingga berjejaring,” kata Atiek.

baca juga

Selama penyelenggaraannya, para peserta mendapatkan berbagai ilmu bermanfaat, mulai dari pembahasan mendalam tentang sektor teknologi hijau yang ditekuni, seluk-beluk regulasi sektor hijau di Indonesia, strategi penjualan, strategi perekrutan karyawan, hingga topik-topik lain yang relevan.

Acara ini dikemas dalam bentuk Scale Up Academy, dan dihadiri oleh sejumlah pakar ternama, seperti Andianto Haryoko (Koordinator Ekosistem dan Pemanfaatan TIK, Kementerian PPN/Bappenas), Andriah Feby Misna (Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Dirjen EBTKE Kementerian ESDM), Arif Utomo (Senior Engagement Lead for Energy and Sustainable Business, WRI Indonesia), dan lain sebagainya.

Dalam pemaparannya, Andianto Haryoko tak lupa menitikberatkan pada aspek penting mendapatkan pendanaan bagi sektor teknologi hijau. Dikatakan bahwa selama ini pemerintah memiliki 3 aspek utama dalam mengatasi berbagai hambatan, di antaranya kebijakan regulasi, kelembagaan dan pendanaan.

"Khusus pendanaan, penting adanya regulasi yang tepat sasaran untuk adanya akses pendanaan ke greentech. Sebagai wirausaha, mereka perlu membuktikan kredibilitasnya sehingga dianggap mampu kelola resource nya. Lewat program GEN ini, diharapkan para wirausaha mampu mendapatkan berbagai best practice dalam mengembangkan usahanya,” jelas Andi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Fintech Indonesia Tumbang, Xendit PHK Karyawan

Perusahaan Fintech Indonesia Tumbang, Xendit PHK Karyawan

Bisnis | Senin, 22 Januari 2024 | 18:52 WIB

Inovasi Baru, Startup Aplikasi Absensi Ini Rilis Plugin Digitalisasi Manufaktur di Indonesia

Inovasi Baru, Startup Aplikasi Absensi Ini Rilis Plugin Digitalisasi Manufaktur di Indonesia

Press Release | Rabu, 17 Januari 2024 | 16:50 WIB

Zenius Resmi Tutup Setelah 20 Tahun Beroperasi

Zenius Resmi Tutup Setelah 20 Tahun Beroperasi

Tekno | Kamis, 04 Januari 2024 | 14:18 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×