PURWASUKA- Komisaris Persib Bandung, Umuh Muchtar mengaku pasrah dan hanya bisa menunggu pertandingan Persib Bandung versus Persija kembali dijadwalkan ulang pasca penundaan.
“Saya tidak berbuat apa-apa,ini memang tidak diperkirakan. Kita tunggu saja penundaannya sampai kapan,” kata Umuh Muchtar, Bandung, belum lama ini.
Jika dalam waktu dekat pertandingan Persib Bandung versus Persija dijadwalkan kembali berlaga di Stadion GBLA, Bandung. Umuh Muchtar memastikan Persib Bandung dalam kondisi siap bertanding.
Umuh Muchtar pun memastikan bobotoh akan tidak rusuh saat Persib Bandung bertanding melawan Persija nanti.
“Saya memastikan, suporter kita, bobotoh Bandung santun, sopan dan bisa menerima apapun hasil pertandigan nanti,” kata dia.
Lagi pula tambah dia, sebelum penundaan pun bobotoh berjanji akan suportif dan menerima apapun hasil pertandingan saat Pangeran Biru berlaga melawan Persija.
“Kemarin itu (sebelum penundaan) tidak ada masalah, kita (Persib Bandung) siap, bobotoh juga siap bersikap suportif,” sambung dia.
Tak Setuju Sepak Bola Dibubarkan
Adapun terkait pembubaran sepak bola di Indonesia, ia menegaskan tidak setuju jika sepak bola dibubarkan buntut dari peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Baca Juga: Final AFC Futsal Asian Cup 2022 Kuwait, Iran vs Jepang
Umuh Muchtar justru setuju jika sepak bola diberhentikan sementara waktu sebagai bentuk penghormatan para korban.
“Kalau sekelompok orang ada yang bilang stop sepak bola,bubarkan PSSI. Iya saya tidak setuju, tidak layak juga harus dibubarkan,” kata dia.
“Kalau sepak bola berhenti sementara iya enggak apa-apa untuk menghormati korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan,” sambung dia.
Dirinya sangat yakin pecinta sepak bola di Indonesia tetap berharap sepak bola berjalan lagi. Hanya saja, perlu banyak pembenahan dan saling intropeksi dari semua pihak.
“Sekarang sepak bola dihentikan dulu ya tidak apa-apa untuk sementara.Insyaallah ke depan akan lebih baik, ambil hikmahnya dan berharap peristiwa kemarin tidak akan terjadi lagi,” harap dia.
“Dan yang harus diingat sesama suporter diharapkan bersatu. Jangan saling membenci antar suporter klub sepak bola. Kalah menang tetap harus suportif, inilah olah raga sepak bola,” tambah dia. ***