purwasuka

Kasus TBC di Karawang Capai 6.909 Sepanjang 2022, 138 Diantaranya Meninggal Dunia

Purwasuka Suara.Com
Selasa, 31 Januari 2023 | 20:02 WIB
Kasus TBC di Karawang Capai  6.909 Sepanjang 2022, 138 Diantaranya Meninggal Dunia
Ilustrasi penyakit Tuberculosis. (Shutterstock)

PURWASUKA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang melaporkan, 138 orang meninggal dunia akibat penyakit Tuberkulosis (TBC) sepanjang tahun 2022.

Kepala Bidang Pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinkes Karawang, Yayuk Sri Rahayu mengatakan, sepanjang tahun 2022 terjadi peningkatan kasus TBC sebesar 126 persen.

“Di tahun 2022 tercatat peningkatan 126 persen, ditemukan ada 6.909 kasus. Hal tersebut disebabkan oleh adanya penambahan jejaring secara internal,” ucapnya pada Senin, (30/1/2023).

Dia menerangkan, sejumlah upaya telah dilakukan Dinkes Karawang untuk menekan angkas kasus TBC. Salah satunya dengan pemeriksaan dengan cara Tes Cepat Molekuler (TCM).

Selai itu juga, pihaknya melakukan pemeriksaan aktivas spending untuk masyarakat yang memiliki risiko.

“Ketika mengarah ke suspek (terduga) barulah kami ambil tindakan TCM. Kami lakukan pemeriksaan aktiva spending juga kepada pupulasi yang berisiko," kata Yayuk.

“Kemudian kami juga berkoalisi dengan organisasi penanganan TBC, dan telah dibentuk satuan tugas (satgas) dalam penanganan penyakit ini,” tambahnya.

Yayuk menduga, tingginya kasus TBC di Karawang karena masyarakat masih belum mengerti tentang sosialisasi terkait penanganan penyakit ini.

Kemudian juga, disebutkan juga masyarakat Karawang masih enggan melakukan pemeriksaan dini terkait TBC.

Baca Juga: Kronologi Pipa BSP Meledak Tewaskan Satu Orang, Lukai Pekerja Lain

“Kami melakukan sosialisasi melalui kader, tapi sepertinya belum semuanya paham. Masyarakat perlu tahu, penderita TBC wajib konsumsi obat selama 6 bulan berturut-turut,” katanya.

Yayuk menerangkan, bila masyarakat Karawang sudah mengerti tentang sosialisasi bahaya TBC maka kesadaran untuk mengonsumsi obat secara rutin bisa menjadi solusi menekan angka penyakit ini.

“Kalau pasien TBC gak minum obat rutin, bisa berpotensi jadi TB Resisten Obat. Di Karawang sendiri, saat ini sudah tercatat sebanyak 148 masyarakat yang menderita TB Resisten Obat,” katanya.

Dari 148 penderita TB Resisten Obat, Dinkes menangani pasien melalui penanganan tindak lanjut, dan sebanyak 6 penderita telah berhasil sembuh dari penyakit tersebut.

“Kalau sudah menjadi TB Resisten Obat, yang tadinya harus konsumsi obat rutin selama 6 bulan, pengobatannya berubah jadi minimal 1 tahun konsumsi obat dan obatnya banyak,” kata Yayuk mengutip dari Tvberita.co.id.

Yayuk berharap, para penderita TBC bisa disiplin dalam mengkonsumsi obat dan masyarakat umum juga perlu meningkatkan pemahaman terkait penyakit TBC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI