purwasuka

Bahaya Membakar Sampah Sebarangan, Ketahui Ini!

Purwasuka Suara.Com
Sabtu, 14 Oktober 2023 | 11:59 WIB
Bahaya Membakar Sampah Sebarangan, Ketahui Ini!
Kebakaran di TPAS Cikolotok Purwakarta. (Jabarnews)

PURWASUKA - Membakar sampah adalah praktik yang sudah lama dilakukan oleh banyak orang di berbagai negara. 

Namun, tanpa disadari, membakar sampah memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas bahaya membakar sampah dan mengapa kita seharusnya berhenti melakukan praktik ini.

1. Emisi Gas Beracun

Salah satu bahaya paling besar dari membakar sampah adalah emisi gas beracun ke atmosfer. Ketika sampah organik dan anorganik terbakar, mereka melepaskan berbagai gas beracun, seperti dioksin, furan, karbon monoksida, dan polutan organik persisten. Gas-gas ini memiliki potensi untuk meracuni udara yang kita hirup dan mempengaruhi kualitas udara.

Dioksin, misalnya, merupakan senyawa sangat beracun yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh, sistem saraf, dan sistem endokrin manusia. Gas-gas beracun lainnya juga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan pernapasan, iritasi mata, dan bahkan kanker.

2. Pencemaran Udara

Membakar sampah juga berkontribusi pada pencemaran udara, yang memiliki dampak serius pada kesehatan manusia. Partikel-partikel kecil yang dihasilkan dari pembakaran sampah dapat masuk ke saluran pernapasan manusia dan menyebabkan gangguan pernapasan, terutama pada individu dengan masalah pernapasan seperti asma. 

Pencemaran udara juga dapat mengganggu sistem kardiovaskular, meningkatkan risiko penyakit jantung, dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Baca Juga: Sumur Sempat Semburkan Gas Puluhan Meter di Bogor, Dinas ESDM Jabar Turun Tangan

3. Dampak Terhadap Lingkungan

Membakar sampah juga memiliki dampak yang serius pada lingkungan. Gas-gas beracun dan partikel-partikel yang dilepaskan ke udara dapat meracuni tanah, air, dan tanaman di sekitarnya. Ini dapat merusak ekosistem lokal dan membahayakan kehidupan satwa liar. Selain itu, pembakaran sampah juga berkontribusi pada perubahan iklim, karena melepaskan gas-gas rumah kaca seperti karbon dioksida.

Alternatif yang Lebih Baik

Daripada membakar sampah, ada beberapa alternatif yang lebih ramah lingkungan dan aman, seperti daur ulang, kompos, atau pengelolaan sampah yang lebih efisien. Daur ulang dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang mencemari lingkungan, sementara pengelolaan sampah yang benar dapat mengurangi risiko emisi gas beracun.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI