PURWOKERTO.SUARA.COM Bukannya meminta ganti pemain karena hidungnya yang luka. Ia memutuskan tetap melanjutkan permainan, seperti tidak ada masalah dalam dirinya.
Ia tetap berlari dan berduel berebut bola dengan pemain Myanmar. Meski ia tetap tak bisa menyembunyikan rasa sakitnya.
Kwateh sesekali memegangi hidungnya dan menahan rasa sakit di lapangan. Kwateh yang tampil brilian menjadi salah satu penyumbang gol hingga membawa timnas Garuda unggul 5-1 atas Myanmar.
Cedera hidung Kwateh ternyata bukan cedera biasa. Ia harus menjalani operasi untuk mengembalikan fungsi hidungnya.
Syukur, operasi Kwateh di Rumah Sakit Royal Progres, Jakarta Utara.
berjalan lancar, (12/7/2022).
"Alhamdulillah operasi lancar dan kini sedang dalam tahap pemulihan,” kata Dokter Syarif.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pun bersyukur operasi berjalan lancar. Ia meminta sang pemain untuk tidak buru-buru berlatih sepakbola.
Dia ingin Kwateh menunggu benar-benar sembuh untuk merumput lagi. Terlebih masa depan Kwateh masih panjang karena usianya masih muda. Ia harus betul-betul memerhatikan kondisi kesehatannya agar karirnya tak terhamnbat.
"Saya tahu Liga 1 sebentar lagi akan bergulir dan Ronaldo pasti dibutuhkan oleh klubnya. Ronaldo ini masa depannya masih panjang. Dia juga dibutuhkan saat Piala Dunia U-20 tahun depan,” ujar Iriawan.
Baca Juga: Mendadak Hilang Menjelang Hari Pernikahan, Gadis di Sukoharjo ini Pulang Diantar Polisi