PURWOKERTO.SUARA.COM Terkadang apa yang terjadi tidak sesuai dengan harapan. Usaha dan doa yang telah dilakukan ternyata hasilnya tidak sesuia dengan rencana. Bagi umat Islam, adakalanya doa dan permintaan yang diharapkan tertunda atau belum terkabul.
Disisi lain, saat kenyataan tidak sesuai dengan harapan, membuat seseorang akan merasa bahwa kemungkinan melakukan 2 kesalahan. Entah karena berharap terlalu tinggai atau menaruh harapan kepada mereka yang tidak mampu mewujudkannya.
Padahal dalam Islam, harapan yang belum terwujud dapat disebabkan beberapa hal. Bisa jadi harapan itu hanya tertunda menunggu waktu yang paling tepat dan Allah memberikan yang terbaik sekalipun tidak sesuai harapan. Ketika permintaan belum terkabul, doa belum terwujud, dan kenyataan belum sesuai harapan, kita tetap dianjurkan untuk berdoa, memuji Allah.
Doa yang dibaca saat harapan tidak sesuai kenyataan sesuai dalam kitab Ihya Ulumiddin karya Imam Al-Ghazali (Beirut, Darul Fikr: 2018 M/1439-1440 H], juz I, halaman 409).
Alhamdulillhi ‘al kulli hlin.
Artinya: “Segala puji bagi Allah atas segala hal.”
Doa merupakan bentuk pujian kepada Allah. Harapannya meskipun harapan belum sesuai dengan kenyataan, namun hal tersebut tidak lantas menjauh dari Allah. Justru dapat menjadi perantara untuk lebih dekat dengan Allah. (iruma cezza)