purwokerto

Catat Waktunya, Begini Cara Menyaksikan Gerhana Bulan pada Mei 2023

Purwokerto Suara.Com
Rabu, 03 Mei 2023 | 19:00 WIB
Catat Waktunya, Begini Cara Menyaksikan Gerhana Bulan pada Mei 2023
Gerhana Bulan Total 8 November 2022 di Indonesia. (Pixabay.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM Fenomena langit gerhana bulan akan membali terjadi dan melintasi wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan seluruh wilayah Indonesia dapat mengamati gerhana bulan pada 5-6 Mei 2023. Bagaimana cara menyaksikan gerhana bulan 5-6 Mei 2023?

Gerhana bulan pada awal Mei ini disebut gernama bulan penumbra. Terjadi di wilayah Indonesia mulai Jum'at 5 Mei 2023 sampai Sabtu, 6 Mei 2023 dini hari.

Proses kejadian gerhana bulan Penumbra

Gerhana bulan Penumbra merupakan gerhana yang terjadi karena cahaya matahari terhalang oleh Bumi sehingga tak bisa mencapai Bulan. Cahaya Bulan akan lebih redup saat bulan purnama nanti, tidak seperti biasanya yang bersinar terang. 

Posisi Bumi, Bulan, dan Matahari tidak berada pada garis sejajar, sehingga sebagian cahaya Matahari masih bisa sampai ke Bulan. Sementara Bulan sendiri berada di posisi bayangan Penumbra Bumi. 

Puncak gerhana Bulan Penumbra di Indonesia diperkirakan akan berlangsung pada 5 Mei 2023 pukul 22.12 WIB hingga 6 Mei 2023 Puul 02.33 WIB. Masyarakat yang ingin menyaksikan dapat menyesuaikan dengan zona waktu Indonesia yang berbeda-beda. Diperkirakan zona waktu kerjadian gerhana bulan Penumbra adalah sebagai berikut:

· Zona waktu WIB: 22.12.09 WIB – 02.33.36 WIB dengan puncaknya pada 00.22.52 WIB.

· Zona waktu Wita: 23.12.09 Wita – 03.33.36 Wita dengan puncaknya pada 01.22.52 Wita.

· Zona waktu WIT: 00.12.09 WIT – 03.33.36 WIT dengan puncaknya pada 00.22.52 WIT.

Baca Juga: Sejumlah Keuntungan Andai Timnas Indenesia Jadi Lawan Argentina di FIFA Matchday Juni 2023

Cara Menyaksikan Gerhana Bulan 5-6 Mei 2023

Jika akan menyaksikan gerhana bulan pada 5 Mei sampai 6 Mei 2023 ini, masyarakat dapat melihat secara langsung di wilayah masing-masing. Masyarakt tidak memerlukan alat bantu. Hal itu sudah dikonfirmasi oleh BMKG.

Berbeda dengan melihat Gerhana Matahari, melihat Gerhana Bulan Penumbra ini tidak berbahaya terhadap retina mata, sehingga bisa dilihat secara langsung pada waktu yang diperkirakan di atas.

Gerhana bulan akan terjadi dalam waktu yang singkat, jika pun ingin mengabadikannya, diperlukan kamera yang tepat untuk melakukannya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI