PURWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke Nusa Tenggara Barat tidak lengkap tanpa singgah ke Jalan Cilinaya Nomor 7, Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara berjarak 9,9 Kilometer dari Narmada Park Kota Mataram yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan tertua di kota sana.
Sebab pusat perbelanjaan ini sudah ada sejak tahun 2005, mall ini telah menjadi ikon dan salah satu destinasi utama untuk berbelanja dan bersantap di Mataram. Pada awal beroperasi, pusat perbelanjaan ini berhasil meramaikan dunia ritel di Kota Mataram.
Pengunjung dari berbagai daerah datang untuk menikmati fasilitas belanja yang lengkap dan kenyamanan yang ditawarkan oleh mal ini. Toko-toko yang beragam, restoran, food court, dan area hiburan menjadi daya tarik utama yang membuat mall ini selalu ramai dikunjungi.
Dikutip dari Kanal YouTube BANG EZA LOMBOK pada Jum’at 21 Juli 2023, pusat perbelanjaan ini bernama Mataram Mall. Meski jadi yang tertuda, seiring berjalannya waktu, Mataram Mall mulai menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin ketat di industri perbelanjaan.
Munculnya pusat perbelanjaan baru dan pertumbuhan pesat ritel modern di sekitar kota membuat mal ini mengalami penurunan kunjungan. Perubahan gaya hidup masyarakat dan kebiasaan berbelanja yang semakin beragam juga berdampak pada jumlah pengunjung yang semakin berkurang.
Tingkat kesibukan yang semakin menurun membuat para penyewa tenan di Mataram Mall juga mengalami kesulitan dalam menjaga usahanya. Banyak toko-toko yang tutup dan lokasi kosong di mal ini semakin bertambah. Hal ini membuat suasana di dalam mall terasa kurang hidup dan meredupkan daya tariknya sebagai pusat perbelanjaan.
Meskipun menghadapi tantangan, Mataram Mall tetap menjadi kenangan berharga bagi warga lokal yang telah merasakan betapa berarti mall ini bagi perkembangan kota. Banyak kenangan indah dan momen berbelanja yang mengesankan di mall ini. Sebagai pusat perbelanjaan tertua di Mataram, Mataram Mall menjadi bagian penting dari sejarah perbelanjaan di kota ini.
Sebab dengan semangat untuk terus beradaptasi dan berinovasi, diharapkan Mataram Mall bisa bangkit dari keterpurukan dan kembali menjadi destinasi yang menarik minat para pengunjung. Melalui revitalisasi, peningkatan fasilitas, dan strategi pemasaran yang tepat.
Mall ini diharapkan dapat memulihkan pesonanya dan kembali menjadi tujuan utama bagi warga Mataram dan wisatawan yang berkunjung ke Nusa Tenggara Barat. Semoga Mataram Mall dapat bertahan dan terus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi dan pariwisata di Kota Mataram.***