purwokerto

Demi Lestarikan Adat dan Budaya Leluhur: Sebuah Kampung di Tasikmalaya Tolak Listrik, Begini Suasana Pada Malam Hari

Purwokerto Suara.Com
Minggu, 23 Juli 2023 | 15:05 WIB
Demi Lestarikan Adat dan Budaya Leluhur: Sebuah Kampung di Tasikmalaya Tolak Listrik, Begini Suasana Pada Malam Hari
Kampung Naga di Tasikmlaya

PURWOKERTO.SUARA.COM- Jika berpergian ke Kota Tasikmalaya, rasanya masih kurang bila tak mengunjungi salah satu kampung yang memiliki ciri khas berbeda dari yang lain. 

Ciri khas kampung ini berbeda dari lainya, pasalnya kampung yang satu ini tolak adanya listrik dan teknologi demi menjaga adat dan budaya leluhur, namanya adalah Kampung Naga.

Kampung ini terletak di sebuah lembah bukit deket aliran sungai Ciwulan tepatnya di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Kampung Naga merupakan sebuah kampung adat di Jawa Barat, Indonesia, yang sangat memegang teguh tradisi dan adat budaya leluhur suku Sunda. 

Oleh karena itu, kampung ini secara sengaja menolak penggunaan listrik dan teknologi modern demi melestarikan adat dan budaya mereka, berbeda dengan kampung-kampung modern pada umumnya. 

Namun, Kampung naga juga memiliki pemandangan yang sangat indah untuk dinikmati. Kebanyakan masyarakat di Kampung Naga memeluk agama Islam .

Meskipun tidak memakai listrik dan teknologi bukan berarti masyarakatnya minim pengetahuan. Pada malam hari masyarakat Kampung Naga masih menggunakan obor.

Jumlah bangunan di Kampung Naga ini hanya 103 unit. Arsitektur bangunan rumahnya menggunakan atap yang terbuat dari kayu, bambu ataupun ijuk. 

Berikut beberapa hal yang mungkin terjadi pada malam hari di Kampung Naga:

Baca Juga: PSSI Tunjuk Pelatih Asal Jerman untuk Menggembleng Timnas U-17

Tanpa listrik, masyarakat Kampung Naga menerangi rumah-rumah mereka dengan menggunakan obor tradisional. Hal ini menciptakan suasana yang khas dan menambah nilai estetika tradisional.

Kegiatan kesenian dan budaya

Masyarakat Kampung Naga sangat menjaga dan melestarikan kesenian dan budaya leluhur mereka. Di malam hari, mereka bisa saja mengadakan pertunjukan seni tradisional, seperti tari, musik, atau drama yang menceritakan legenda dan cerita-cerita penting bagi budaya mereka.

Membaca atau bermain permainan tradisional

Tanpa teknologi modern yang mengalihkan perhatian, masyarakat Kampung Naga mungkin lebih aktif dalam berkegiatan fisik atau intelektual, seperti membaca buku-buku atau bermain permainan tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Kehidupan malam yang tenang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI