PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Pemasaran jadi salah satu aspek penting dalam kemajuan suatu usaha. Agar penjualan maksimal, pelaku usaha harus memerhatikan beberapa hal. Di antaranya pengemasan (packaging) produk.
Produk berkualitas tanpa ditunjang kemasan yang baik bisa menurunkan nilai jual.
Salah satu strategi marketing ini pula yang coba ditularkan Mahasiswa KKN Tematik Iptek bagi Desa Binaan Undip (IDBU), ke masyarakat Desa Majatengah.
Sebagaimana diketahui, Desa Majatengah mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai petani kapulaga.
Meski hasil pertanian masyarakat sekitar cukup banyak, namun keuntungan yang dihasilkan belum maksimal.
Salah satu sebab harga jual kapulaga yang rendah karena sebagian besar pemasarannya dikuasai oleh tengkulak.
Melalui program Iptek bagi Desa Binaan Undip (IDBU), UNDIP mendatangkan mahasiswanya untuk membantu menyelesaikan persoalan ini.
Warga didorong mampu memangkas jalur distribusi penjualan sehingga hasil panen petani bisa langsung dijual ke konsumen.
Namun minimnya pengetahuan petani tentang ilmu pemasaran membuat mereka kesulitan memasarkan produk.
"Untuk memaksimalkan keuntungan yang diperoleh petani, diadakan sosialisasi merk, labelling, packaging dan marketing produk, " kata Veraa, mahasiswi KKN Tematik dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNDIP
Pelatihan ini menjawab kebutuhan petani di Desa Majatengah yang menginginkan nilai jual produk mereka meningkat.
Dalam sosialisasi itu, kelompok diberi pemahanan akan pentingnya merk suatu produk yang terdaftar di Dirjen Hak Kekayaan Intelektual.
Nara sumber juga menekankan pentingnya aspek packaging dalam dunia pemasaran.
Peserta kemudian dilatih melakukan penjualan secara online melalui e-commerce dan media sosial.
Pemasaran secara online punya keunggulan karena dapat menjangkau pasar yang lebih luas, serta merupakan media promosi yang murah.