PURWOKERTO.SUARA.COM – Kemeriahan jelang perayaan HUT RI ke 78 di wilayah kelurahan Sokanandi semakin terasa.
Berbagai hiasan dan aneka pernak-pernik serta lampu hias terlihat mulai menghiasi diberbagai sudut dan jalan utama hingga gang-gang rumah warga.
Tak terkecuali di lingkungan RT 3 RW 1 Kelurahan Sokanandi, kemeriahan jelang hajat tahunan tersebut mulai terasa sejak pertengahan Juli kemarin.
Ketua panitia HUT RI tingkat RT 03 RW 1 Happy Arie Setiawan mengatakan warga sangat antusias menyambut perayaan kemerdekaan ke 78 dengan semangat kebersamaan dan kegotong royongan.
“Kami sengaja memulai lebih awal untuk persiapan menyambut HUT RI, mengingat berbagai agenda sangat padat kedepan,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, berbagai accessories dan pernak pernik kemerdekaan telah terpasang dengan rapi yang semua diinisiasi bersama baik bapak-bapak dan ibu-ibu serta remaja.
“Semua berperan aktif dan memberikan sumbangsih kreasinya, termasuk aneka dekorasi dan hiasan menggunakan barang bekas,” lanjutnya.
Pihaknya berharap, semangat kebersamaan tersebut menjadi pertanda dan simbol kerukunan untuk mengayubagyo hari kemerdekaan yang merupakan momen special dan bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Sementara itu ketua RT 3 RW 1 Kelurahan Sokanandi Wahyudi berharap, semangat HUT RI ke 78 tahun ini menjadikan momentum bagi masyarakat untuk terus merawat kebersamaan dalam keberagaman.
Baca Juga: Puluhan Pegawai Rutan Banjarnegara Sambangi PMI, Ternyata Ini yang Dilakukan
“Sesuai dengan tema tahun ini yakni terus melaju untuk Indonesia maju, kami berharap bisa melaju dan maju bersama berazaskan kegotong royongan,” ujarnya.
Pihaknya berharap seluruh rangkaian kegiatan memperingati HUT RI ke 78 tahun ini bisa berjalan lancar, aman dan tertib serta dapat berpartisipasi program kelurahan Sokanandi dengan maksimal.
“Apapun hasilnya, semua adalah dari warga untuk warga, sehingga kami berharap seluruh partisipasi kegiatan berjalan lancar dengan dukungan seluruh warga,” lanjutnya.
Selain itu, pihaknya menekankan kepada seluruh warga bahwa menjadi juara bukanlah tujuan, namun proses didalamnya yang menjadikan pelajaran bersama.
“Kalau semua dilaksanakan secara professional, maka hasil pastilah tidak akan menghianati proses, dan semua warga juga melihat tidak hanya dilingkungan kami,” pungkasnya.**Alw