Lumbung Pangan di Pekarangan, Siasat Bertahan Selepas Gempa yang Merusak

Ranah

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:30 WIB
Lumbung Pangan di Pekarangan, Siasat Bertahan Selepas Gempa yang Merusak
Tim BNPB mendistribusikan logistik kepada warga terdampak gempa Cianjur di Desa Gasol, Kecamatang Cugenang, Sabtu (26/11). Foto: Dok. BNPB

Ranah.co.id - Gempa yang meluluhlantakan Cianjur, Jawa Barat, menyisakan cerita miris. Penyintas gempa hadang kendaraan relawan yang membawa bantuan logistik (https://s.id/1qD5E). 

Penghadangan ini bisa ditafsirkan bahwa penyintas gempa merasa kebutuhan logistic sudah sangat mendesak, atau dengan kata lain sudah krisis pangan.

Gempa dengan magnitudo merusak, kemudian hari memicu nestapa bagi penyintas. Sebab, segala logistic di dalam rumah tentu saja ikut rusak jika rumah rusak berat. Atau bisa saja tak ada stok logistic ketika gempa terjadi secara tiba-tiba.

Menurut hemat penulis, cara-cara lama yang diterapkan leluhur dan sebetulnya di kampung-kampung masih mudah dijumpai, yakni mengisi pekarangan dengan beragam tanaman yang bisa dimakan, sudah sepatutnya kembali dibiasakan, baik dalam ekosistem di perkampungan maupun perkotaan.

Penulis ingat pengalaman kejadian gempa 2009 di Sumatra Barat, sejumlah penyintas dengan usia tua, ingat kembali kearifan lokal soal konsep lumbung pangan (rangking), dengan aplikasinya, pekarangan diisi dengan tanaman yang bisa dimakan.

Nurlis namanya. Usianya saat itu 60 tahun. Selang beberapa pekan setelah gempa, tangannya tetap lincah memetik buah terung yang telah memasuki masa panen di halaman rumahnya di Korong Kampuang Pili, Kanagarian Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat.

Nurlis menanam kebutuhan pokok di pekarangan seperti cabe rawit, tebu, ubi, dan tanaman sayur. Semuanya merupakan tanaman untuk keperluan sehari-hari dan konsumsi sendiri.

Defenisi pekarangan rumah adalah sebidang tanah di sekitar rumah, baik itu berada di depan, di samping, maupun di belakang rumah. Pemanfaatan pekarangan rumah sangat penting, karena manfaat yang dapat diambil sangat banyak. Pemanfaatan pekarangan yang baik dapat mendatangkan berbagai manfaat antara lain yaitu sebagai warung, apotek ,lumbung hidup dan bank hidup (Ashari dkk 2012. Lihat juga Eso Solihin, dkk, 2018). 

Disebut lumbung hidup karena sewaktu-waktu kebutuhan pangan pokok seperti jagung, umbi-umbian dan sebagainya tersedia di pekarangan. Selain pekarangan difungsikan untuk pemenuhan bahan pangan (Arifin dkk. 2007), pekarangan untuk konservasi keanekaragaman hayati pertanian dapat juga mendukung agroekologi dan pertanian yang keberlanjutan (Marshall dan Moonen 2002).

baca juga

Nurlis merupakan salah seorang penyaksi betapa dasyatnya gempa 30
September 2009. Rumahnya bertipe semi permanen terhindar dari amukan
gempa.

Namun, gempa 2009 memberinya pengalaman dan kemudian menimbulkan
penyadaran atas situasi yang berlangsung. Saat itu, menurutnya, warga di
kampungnya tak hanya dirundung duka karena salah satu anggota keluarga
menjadi korban atau rumah hancur, tapi juga persoalan keberlangsungan
hidup.

Kebanyakan masyarakat korban gempa mengalami krisis pangan. Di sisi lain,
pemerintah ataupun lembaga swadaya masyarakat hanya bisa memberi bantuan stimulus dalam waktu yang relatif singkat.

Meski banyak masyarakat lain yang punya kepedulian untuk memberi bantuan logistik, namun juga hanya pada saat emergency.

Akibatnya, masyarakat korban gempa terkadang harus meminta sumbangan
di jalan. Kalau tidak, mereka mengkonsumsi makanan apa adanya yang notabene tidak memenuhi kriteria asupan gizi.

Nurlis melihat hal tersebut sebagai bentuk kelupaan masyarakat terhadap
kearifan yang sebetulnya telah ada. Dahulunya, masyarakat Minangkabau
mengenal rangking sebagai lumbung pangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasca Gempa Cianjur, Ridwan Kamil: Seluruh Rumah yang Rusak Akan Dibangun dengan Konstruksi Antigempa

Pasca Gempa Cianjur, Ridwan Kamil: Seluruh Rumah yang Rusak Akan Dibangun dengan Konstruksi Antigempa

Video | Senin, 28 November 2022 | 11:35 WIB

Cerita Diki Mutakin Anggota Tim SAR yang Selamatkan Azka: Ya Itu Mukjizat Allah

Cerita Diki Mutakin Anggota Tim SAR yang Selamatkan Azka: Ya Itu Mukjizat Allah

Video | Minggu, 27 November 2022 | 17:55 WIB

Akibat Gempa Cianjur, Lin Pasrah Dua Anaknya Sempat Terjebak di Reruntuhan Rumah

Akibat Gempa Cianjur, Lin Pasrah Dua Anaknya Sempat Terjebak di Reruntuhan Rumah

Video | Rabu, 23 November 2022 | 06:30 WIB

Update Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Capai 62 Jiwa, 434 Rumah Rusak

Update Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Capai 62 Jiwa, 434 Rumah Rusak

Jatim | Selasa, 22 November 2022 | 07:05 WIB

Terkini

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat

Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan

Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti

Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:26 WIB

22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah

22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi

Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman

Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:21 WIB

×