Apa Itu Tembok Ya'juj-Ma'juj? Jadi Sorotan Usai Viral Pagar Laut 30 Km di Tangerang

M. Reza Sulaiman

Senin, 13 Januari 2025 | 14:22 WIB
Apa Itu Tembok Ya'juj-Ma'juj? Jadi Sorotan Usai Viral Pagar Laut 30 Km di Tangerang
Petugas Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terjun ke lokasi pemagaran laut 30,16 km di Tangerang, Banten, Kamis (9/1/2025). ANTARA/Harianto

Suara.com - Keberadaan pagar laut misterius yang membentang sepanjang 30 kilometer di dekat kawasan pesisir Kabupaten Tangerang menarik perhatian publik. Tak hanya menjadi bahan spekulasi, tembok ini juga memunculkan reaksi sindiran dari pegiat media sosial Denny Siregar yang menyebut pagar itu seperti Tembok Ya'juj-Ma'juj.

Sindiran Denny Siregar dengan menggunakan istilah ini menggambarkan kebingungannya terhadap proyek yang terkesan misterius dan belum terungkap secara jelas tujuannya. Tak sedikit yang merasa khawatir mengenai dampak dari proyek yang besar dan tidak transparan ini.

Tembok Ya'juj-Ma'juj mengacu dari sebuah kisah dalam agama Islam yang menggambarkan tembok besar yang menahan makhluk jahat, Ya'juj dan Ma'juj. Sindiran dari Denny Siregar tersebut membuat banyak orang mencari tahu apa itu Tembok Ya'juj Ma'juj.

Sekilas tentang Ya'juj dan Ma'juj

Ya'juj dan Ma'juj adalah dua kelompok makhluk yang digambarkan yang akan muncul menjelang akhir zaman. Mereka dianggap sebagai makhluk yang sangat kuar dan menyebabkan kerusakan besar di bumi.

Ya'juj dan Ma'juj dikenal dengan sifat-sifat destruktif, seperti wajah yang lebar, mata sipit, dan rambut yang berwarna putih. Penampilan mereka yang menyerupai tembikar atau keramik mencerminkan wujud mereka yang aneh dan mengerikan.

Kehadiran mereka diyakini akan membawa kehancuran dan ketakutan di bumi, menjadi tanda bahwa kiamat sudah semakin dekat.

Apa itu Tembok Ya'juj-Ma'juj?

baca juga

Tembok Ya'juj dan Ma'juj merupakan sebuah konstruksi legendaris yang dibuat oleh Raja Dzulqarnain, yang memiliki tujuan untuk mengurung makhluk Ya'juj dan Ma'juj.

Kisah ini terkenal dalam ajaran Islam, terutama dalam Al-Qur'an dan hadis, yang menjelaskan tentang keberadaan makhluk ini sebagai salah satu tanda besar dari datangnya hari kiamat. Kisah Tembok Ya'juj-Ma'juj dianggap sebagai bagian dari tanda-tanda besar kiamat.

Pembangunan dan Lokasi Tembok Ya'juj-Ma'juj

Tembok yang mengurung Ya'juj dan Ma'juj dibangun oleh Raja Dzulqarnain, seorang tokoh yang dianggap sebagai hamba Allah yang saleh dan penuh kebijaksanaan. Dzulqarnain dihadapkan dengan permintaan dari suatu suku yang menderita akibat kejahatan yang ditimbulkan oleh Ya'juj dan Ma'juj. Mereka memohon agar Dzulqarnain membuat sebuah dinding penghalang untuk melindungi mereka.

Menurut ayat dalam Surat Al-Kahfi ayat 94-95, Dzulqarnain menjawab permintaan tersebut dengan mengatakan bahwa apa yang diberikan Allah padanya jauh lebih baik dari imbalan duniawi. Ia pun memerintahkan untuk membuat dinding yang kuat, menggunakan potongan-potongan besi yang kemudian dicampur dengan cairan timah hingga membentuk dinding yang kokoh dan tak bisa ditembus.

Tembok yang dibangun oleh Dzulqarnain ini terletak di antara dua gunung yang terletak di bagian Timur, sesuai dengan firman Allah dalam Surat Al-Kahfi ayat 93 yang menggambarkan lokasi tembok di antara dua gunung.

Sebagian ahli sejarah dan raja-raja pada masa dinasti Abbasiyah melakukan ekspedisi untuk mencari keberadaan tembok ini. Mereka menemukan sebuah dinding yang diduga sebagai tembok Ya'juj dan Ma'juj yang terbuat dari besi dan timah, dengan pintu besar yang dijaga oleh pasukan tertentu.

Penemuan ini memperkuat spekulasi tentang keberadaan tembok tersebut, meskipun hingga kini lokasi pastinya masih menjadi misteri.

Tembok ini tidak hanya berfungsi sebagai penghalang fisik, tetapi juga memiliki makna penting dalam kaitannya dengan tanda-tanda kiamat. Menurut hadis Rasulullah SAW, tembok tersebut akan tetap utuh sampai waktu yang ditentukan oleh Allah untuk dirobohkan.

Kemunculan Ya'juj dan Ma'juj setelah tembok dihancurkan akan menjadi salah satu peristiwa besar yang menandakan semakin dekatnya hari kiamat.

Hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah mengisahkan bahwa setiap hari, kelompok Ya'juj dan Ma'juj akan berusaha melubangi tembok tersebut. Mereka hampir saja menembusnya, namun selalu diperintahkan untuk kembali.

Ketika waktunya tiba, mereka akan berhasil keluar dan membawa kehancuran bagi umat manusia. Bahkan, mereka akan meminum semua air yang ada dan membuat banyak orang melarikan diri dari kehadiran mereka.

Meskipun lokasi pasti tembok ini belum ditemukan, kisahnya tetap menjadi bagian penting dalam keyakinan umat Islam tentang tanda-tanda kedatangan kiamat dan kemunculan Ya'juj dan Ma'juj sebagai salah satu peristiwa besar yang akan datang.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Pagar Laut Heboh, PIK2 Ngotot PSN: Ini Duit Kami Tak Ada APBN!

Usai Pagar Laut Heboh, PIK2 Ngotot PSN: Ini Duit Kami Tak Ada APBN!

Bisnis | Senin, 13 Januari 2025 | 13:47 WIB

Ada Kelompok Nelayan Klaim Bangun Pagar Laut Misterius di Tangerang, Ini Fungsinya

Ada Kelompok Nelayan Klaim Bangun Pagar Laut Misterius di Tangerang, Ini Fungsinya

Bisnis | Senin, 13 Januari 2025 | 13:39 WIB

Singgung Pembuat, Respons Pandji Pragiwaksono Soal Pagar Laut 30 KM Makin Misterius

Singgung Pembuat, Respons Pandji Pragiwaksono Soal Pagar Laut 30 KM Makin Misterius

Entertainment | Senin, 13 Januari 2025 | 08:40 WIB

Terkini

Gempuran Drone Ukraina dan Konflik Teluk Persia Tahan Harga Minyak di Level Tinggi

Gempuran Drone Ukraina dan Konflik Teluk Persia Tahan Harga Minyak di Level Tinggi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Keluarga Duga Ada Pelaku Lain di Balik Pembunuhan Bharada Valdo di Markas Polisi

Keluarga Duga Ada Pelaku Lain di Balik Pembunuhan Bharada Valdo di Markas Polisi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Tian Fu Gong, Merawat Keberagaman Lewat Tradisi di Pesisir Jakarta

Tian Fu Gong, Merawat Keberagaman Lewat Tradisi di Pesisir Jakarta

Jakarta | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!

Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!

Kalbar | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Lewat Musik, Nada Kasih Hadirkan Harapan bagi Anak-anak di Let's Share Home

Lewat Musik, Nada Kasih Hadirkan Harapan bagi Anak-anak di Let's Share Home

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:21 WIB

Dapat Dana Karbon Rp1,47 Triliun, Pemprov Kaltim Atur Jalur Penyalurannya

Dapat Dana Karbon Rp1,47 Triliun, Pemprov Kaltim Atur Jalur Penyalurannya

Kaltim | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Vivo S70 Bawa Telekonverter? Bocoran Ungkap Kamera Zoom Jarak Jauh

Vivo S70 Bawa Telekonverter? Bocoran Ungkap Kamera Zoom Jarak Jauh

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:17 WIB

UI Hubungkan Inovasi Mahasiswa dengan Tata Kelola AI dan Kebutuhan Industri

UI Hubungkan Inovasi Mahasiswa dengan Tata Kelola AI dan Kebutuhan Industri

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:14 WIB

Indonesia Borong 4 Medali di WJC Kairo, BNI Apresiasi Pembinaan Talenta Muda PBSI

Indonesia Borong 4 Medali di WJC Kairo, BNI Apresiasi Pembinaan Talenta Muda PBSI

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Kecelakaan Truk di Cawang Bikin Macet Parah, 15 Rute Transjakarta Kena Dampak

Kecelakaan Truk di Cawang Bikin Macet Parah, 15 Rute Transjakarta Kena Dampak

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 07:53 WIB

×