Tasyi Athasyia belakangan ini menuai sorotan tajam publik usai disebut nggak menghargai para karyawannya. Seiring dengan kabar tersebut, muncul pengakuan mengejutkan dari seorang pemilik usaha yang menyebut usahanya bangkrut karena Tasyi.
Sang pemilik usaha makanan pisang nugget ini mengatakan jika beberapa tahun yang lalu, Tasyi dan kembarannya Tasya pernah menjadikan makanan mereka sebagai salah satu hidangan yang mereka review di konten battle makanan.
Namun saat itu, perkataan Tasyi membuat sang pemilik kecewa karena sang YouTuber menuduhnya menjiplak ide usaha milik Kaesang Pangarep, Sang Pisang.
"Saya tidak terima dibilang penjiplak kue anak pejabat, padahal toko kita hadir lebih dahulu dan punya toko yang rame tanpa menjiplak kuwe yang sekarang terkenal banget," tulis akun tersebut.
"Tolong kata-kata menjiplak dll itu diklarifikasi yang mbak ku. Mana yang lebih dulu hadir antara Kaesang Pisang Nugget dan Sang Pisang," ucapnya pada pesan yang dikirimkan pada Tasyi.
Menurutnya, review buruk yang disampaikan Tasyi dilontarkan tanpa melakukan riset, imbasnya penjualan usaha tersebut langsung drop.
"Dan jujur aja nih penjualan saya drop dengan amat sangat. Padahal saya mempunyai 10 karyawan yang bertahan hidup dengan usaha yang sudah berjalan di tahun ke 4 ini," jelasnya.
Ia sempat menegur Tasyi melalui pesan pribadi di Instagram, namun sama sekali diberi tanggapan apapun. Kini, seluruh outlet dari usaha yang telah dirintis dari tahun 2016 itu harus tutup hingga akhirnya ia hanya bisa berjualan online.
"Dari punya outlet 5 tempat, karyawan 14 orang, habis video itu beredar omset toko langsung anjlok dalam hitungan 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun, skrg bangkrut ga ada," pungkasnya.
Pengakuan ini langsung mendapatkan banyak tanggapan dari netizen. Banyak yang gak menyangka jika review buruk Tasyi juga pernah membuat sebuah bisnis rugi besar. Menanggapi hal ini, mantan karyawan Tasyi yang tak mau diungkap namanya smpat buka suara, menurutnya tudingan tersebut terlalu berlebihan.
"Sebenernya yang soal usaha tutup kayaknya berlebihan sih," ujarnya, melalui keterangan yang diterima redaksi Rumpita.
"Dia (Tasyi) pernah bonus endorse, misal makanannya enak endorsenya bonus satu gitu," imbuhnya.