Keluarga Korban Bullying SMP Plus Baiturrahman Sempat Kecewa Tidak Ada Reaksi dari Pihak Sekolah dan Ada Upaya Menutupi

Selebtek

Minggu, 20 November 2022 | 09:30 WIB
Keluarga Korban Bullying SMP Plus Baiturrahman Sempat Kecewa Tidak Ada Reaksi dari Pihak Sekolah dan Ada Upaya Menutupi
Tangkap layar tindakan pembullyan di SMP Plus Baiturrahman (Twitter @salmandoang)

Selebtek.suara.com - Kepala Sekolah SMP Plus Baiturahman Saefullah Abdul Muthalib mengatakan kejadian pem-bullyan yang menimpa salah satu siswanya akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak sekolah dalam mengawasi siswa di sekolah. 

"Kami sangat menyesalkan kejadian ini, dan tentu ini menjadi evaluasi bagi kami untuk lebih ketat lagi dalam memberikan pengamanan pembelajaran di sini," katanyai

Pihak sekolah juga mengecam aksi tersebut karena sudah mengarah ke kekerasan.

Phak SMP Baiturrahman sendiri bakal memberikan sanki bagi pelaku perundungan yang diketahui adalah siswa kelas 9 atau siswa kelas 3 SMP. Sanki tersebut berupa pembelajaran secara daring bagi pelaku. Hal ini dilakikan agar proses pembalajaran di sekolah bisa kondusif. 

Sebelumnya pemilik akun Twitter @salmandoang yang pertama kali mengunggah video kekerasan di SMP Plus Baiturahman membagikan tangkap layar percakapannya dengan salah satu keluarga korban. 

Didapat informasi ternyata pihak sekolah sempat tidak ada reaksi apa pun dan terkesan menutup-nutupi.

yang bikin makin sakit itu adalah sekolahnya ga bereaksi apa2 setelah pihak keluarga ngadu kesana, bahkan terkesan menutup2i

Tangkap layar percakapan dengan keluarga korban [Twitter/@salmandoang]
Tangkap layar percakapan dengan keluarga korban (sumber: Twitter/@salmandoang)

Sampai akhirnya keluarga korban memberikan informasi bahwa pihak keluarga korban dipanggil oleh pihak sekolah untuk membicarakan kasus bullying yang menimpa keluarganya. Hal ini imbas dari video kasus bullying yang viral di media sosial. 

Pagi man,

baca juga

Man sorry gw mau update cased ponakan gw

jadinya pagi ini abang gw dipanggil ama kepsek ke sekolah man

gara2 udah banyak yang nyerang sekolah via medsos

makasih banyak ya man, berkat lu dan temen2 pergerakan penyelesaian cased ini jadi lebih cepet

Sementara itu pihak sekolah di wakili Saefullah Abdul Muthalib sudah menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua korban.

"Jelas, secara pribadi dan lembaga kami sudah meminta maaf kepada keluarga atas kelalaian kami, terlebih kepada publik secara umum, kepada kepala dinas, kementerian pendidikan dan ini menjadi langkah awal untuk memperketat sistem pengawasan di sekolah kami," katanya.***

Dari berbagai sumber.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Saksi Kasus Kekerasan di SMP Plus Baiturrahman bisa Jadi Tersangka

Polisi: Saksi Kasus Kekerasan di SMP Plus Baiturrahman bisa Jadi Tersangka

Depok | Minggu, 20 November 2022 | 07:36 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×