Selebtek.suara.com – Seorang wanita di Kawasan Pesisir Selatan, Sumatera Barat diarak warga ke tepi pantai dan memaksa melepaskan pakaiannya. Tidak diketahui nama wanita tersebut, namun menurut sumber, wanita tersebut diketahui seorang pemandu lagu.
Kejadian bermula akibat kekesalan warga terhadap salah satu kafe yang masih menyediakan jasa Lady Companion atau pemandu lagu di kafe tersebut di bulan Ramadhan. Warga yang tak terima akhirnya menggiring seorang pemandu lagu ke tepi pantai sebagai efek jera.
Dari Instagram @kabarminang, terlihat sekelompok pemuda menggiring seorang wanita ke tepi pantai. Terdengar suara seorang pria yang mengancam akan menelanjangi wanita itu. Wanita itu berkali-kali meminta maaf dan pertolongan. Ia juga sempat membela diri dengan mengatakan tidak melakukan apa-apa.
Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 8 April 2022 lalu tepatnya di Kawasan Pasir Putih Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Meskipun bertujuan membuat efek jera, namun banyak netizen menganggap aksi yang dilakukan para pemuda tersebut tak pantas. Pasalnya, para pemuda tersebut dianggap sudah melecehkan wanita itu dengan dalih menegakkan hukuman. Padahal, wanita itu sudah mengatakan bahwa ia tidak melakukan apa-apa.
“Awak ndak ado ngapo-ngapo do (saya tidak melakukan apa-apa),” Ucap wanita itu saat warga memaksa melepaskan pakaiannya.
“Fix Pelecehan,” komentar @lida****
Menurut salah seorang netizen, wanita itu bukannya nyaris ditelanjangi namun sudah ditelanjangi.(*)
Baca Juga: Profil Sieng Chanthea, Kapten Kamboja U-22 yang Kenyang Pengalaman di Level Senior