Selebtek.suara.com - Ikhlas bercerai usai dipoligami motivator Dewa Eka Prayoga, Wiwin Supiyah doakan keluarga baru eks suami.
Perceraian Dewa Eka Prayoga dengan Wiwin Supiyah masih menjadi sorotan netizen. Pasalnya, YouTuber sekaligus motivator terkenal itu diduga melakukan poligami tanpa meminta izin kepada Wiwin.
Padahal Wiwin diketahui setia mendampingi Dewa saat bangkrut dan jatuh sakit di awal pernikahan mereka hingga akhirnya mampu bangkit kembali.
Wiwin ikut membantu Dewa Eka Prayoga hingga bisa melunasi utangnya yang mencapai Rp7,7 miliar.
Kini, Wiwin terlihat sudah ikhlas dengan kandasnya pernikahan yang telah dibangun sejak 2012 lalu.
Melalui laman akun Facebooknya, ia menyampaikan doa untuk keluarga baru sang mantan suami. Wiwin pun sudah menutup kisah rumah tangganya bersama Dewa.
"Mulai hari ini, mendoakan yang terbaik untuk Kang Dewa dan keluarga barunya," tulis Wiwin Supiyah, dikutip Minggu (25/6/2023).
"InsyaAllah pembahasan tentang rumah tangga, kita cukupkan sampai di sini ya," lanjutnya.
![Unggahn Wiwin Supiyah [Facebook Wiwin Supiyah]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/06/25/1-screenshot-2023-06-25-164935.png)
Wiwin pun menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dan meminta doa kepada netizen agar ia bisa terus melanjutkan hidup.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jalan Raya Ciampea Bogor, 2 Orang Meninggal Dunia
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan mensupport dan lain-lain. Saya bersyukur dibersamai dengan temna-teman yang baik, tulus, dan peduli.. Semoga Allah membalas kebaikan teman-teman, dengan balasan yang lebih baik..," ujar Wiwin.
"Izinkan saya dalam susana jeda dan tenang untuk kemudian melanjutkan hidup. Doakan saya ya," sambungnya.
Sebelumnya, Wiwin mengaku keputusan untuk bercerai dengan Dewa lantaran dirinya sudah tak tahan dan sudah menyerah dengan permasalahan rumah tangganya.
"Saya bukan orang yang impulsif, bukan pula seseorang yang menyerah dengan mudah atas suatu keadaan yang tidak nyaman. Jika hari ini saya berpisah, pastilah karena sudah sampai pada batas level maksimal kesanggupan alam berikhtiar," pungkasnya.(*)