Selebtek.suara.com - Yuni Shara menjadi perbincangan setelah mengungkapkan bahwa ia sering berpura-pura alami orgasme saat melakukan hubungan seksual.
Hal ini diungkapkan Yuni Shara dalam podcast Deddy Corbuzier tiga tahun lalu.
Yuni Shara mengatakan bahwa pada pernikahan pertamanya dengan Raymond Manthey, ia kerap mengalami kekerasan (KDRT) dari pasangannya.
KDRT yang dialaminya membuat sulit menikmati hubungan seksual dengan mantan suaminya.
Karena itu, Yuni Shara mengaku lebih memilih untuk berpura-pura menikmati dan orgasme saat berhubungan seksual.
Namun, tindakan pura-pura orgasme ini sebenarnya dapat membawa dampak buruk, baik bagi diri sendiri maupun pasangan.
Beberapa alasan mengapa perempuan tidak sebaiknya berpura-pura orgasme dikutip dari Everyday Health oleh Selebtek.suara.com, Rabu (26/7/2023).
1. Sulit mencapai orgasme sesungguhnya
Wanita yang terbiasa berpura-pura orgasme akan sulit mendapatkan orgasme sesungguhnya.
Tubuh terbiasa dengan persepsi dan sensasi palsu sehingga sulit mencapai puncak kenikmatan.
Baca Juga: Anang Hermansyah Ogah Campuri Rumah Putrinya, Aurel Hermansyah: Misalnya, Amit-amit
2.Berpengaruh pada hubungan
Kebiasaan pura-pura orgasme dapat mempengaruhi hubungan dengan pasangan.
Pasangan yang terbuka dan jujur tentang perasaannya cenderung memiliki komunikasi yang lebih baik dan hubungan yang lebih erat.
3. Sulit dipercaya
Berpura-pura orgasme dapat mengganggu kepercayaan dalam hubungan.
Penting untuk saling terbuka dan jujur demi menciptakan hubungan yang kokoh.
4. Kemungkinan pasangan melakukan hal serupa
Jika seorang wanita sering berpura-pura orgasme, pasangan bisa saja melakukan hal serupa.
Pria juga bisa merasa tertekan untuk berpura-pura menikmati hubungan seksual.