Program komputer pertama yang berhasil ditulisnya dengan bahasa pemrograman BASIC.
Setelah lulus dari Lakeside School pada 1973, Bill diterima di Harvard College yang mengantarkannya bertemu dengan Paul Allen.
Setelah 2,5 tahun kuliah, ia memutuskan untuk berhenti kuliah aliass drop out demi mengembangkan Microsoft bersama Paul Allen.
Keputusannya untuk drop out didukung penuh oleh orang tuanya.
Rupanya ia menyesal tidak menyelesaikan kuliahnya, namun pilihan Bill Gates untuk drop out ternyata lebih tepat baginya.
Microsoft berhasil mendominasi pasar sistem operasi komputer pribadi atau PC dengan MS-DOS-nya pada pertengahan 1980-an, diikuti oleh jajaran sistem operasi Microsoft Windows.
Selama berbisnis, Bill Gates menghadapi beberapa masalah hukum, termasuk tuntutan Departemen Keadilan Amerika Serikat atas tuduhan monopoli.
Namun, ini tidak menghancurkan usahanya, malah Microsoft semakin berkembang pesat hingga saat ini.
Selain berbisnis, Bill Gates juga fokus pada filantropi.
Baca Juga: Biodata dan Agama Farah Quinn, Diduga Pernah Berhubungan dengan Mantan Mendag Inisial G
Ia menikahi Melinda French pada tahun 1994 dan bersama-sama mendirikan yayasan amal, Bill & Melinda Gates Foundation.
Tujuan utama yayasan ini adalah memperbaiki sistem kesehatan dan mengurangi kemiskinan ekstrem di seluruh dunia.
Selain itu, ia juga bertujuan memperluas kesempatan pendidikan dan akses ke teknologi informasi di Amerika Serikat.
Meski Bill Gates telah mencapai kesuksesan besar, ia tetap merasa bahwa investasi terbaik dalam hidupnya adalah fokus pada filantropi dan kepedulian terhadap sesama.(*)