Selebtek.suara.com - Denny Caknan semakin bahagia sebab hari ini, Jumat 18 Agustus 2023 menjadi momen paling indah dalam hidupnya.
Denny Caknan melangsungkan acara resepsi ngunduh mantu di Ngawi, Jawa Timur dengan mengusung konsep budaya yang kental.
Bahkan dalam Instagram milik Denny Caknan momen resepsi disebut sebagai wedding of the year Javanese Culture top tahun ini.
"Selain Kaesang-Erina, sepertinya inilah Wedding of the year Javanese Culture paling top tahun ini," tulis seorang netizen dikutip dari Instagram @denny_caknan pada, Jumat (18/8/2023).
Sebagai pedangdut genre koplo, suami Bella Bonita ini tidak tanggung-tanggung dalam memilih konsep resepsi.
Lokasi pelaksanaan resepsi saja ia pilih di Kepatihan. Konon katanya itu termasuk tempat bersejarah.
Pemilihan lokasi tersebut bikin warganet semakin berdecak kagum dengan karakter mantan kekasih Happy Asmara ini.
"Semua orang jadi tau di mana tempat itu dan apa itu Kepatihan. Luar biasa itu tempat bersejarah kota Ngawi," tulis netizen.
"Diangkat, dikenalkan ke masyarakat luas lewat pernikahan. Selain buat diri sendiri, jiwamu luar biasa mas selalu mementingkan sekelilingmu," sambungnya.
Baca Juga: Happy Asmara Ogah Diajak Balikan Denny Caknan: Tak Mau Ditindas dan Disakiti Terus
Selain venue yang mengambil lokasi tempat bersejarah. Background pelaminan pun lagi-lagi kental dengan budaya.
Denny Caknan dalam akun instagramnya menjelaskan bahwa ia sengaja pakai background Candi Brahu.
![Kolase Foto Venue Kepatihan dan Background Candi Brahu. [(Instagram @denny_caknan)]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/08/18/1-photocollage-1692330845253.jpg)
Candi yang satu ini berada di Trowulan, Mojokerto.
Karena suami Bella Bonita ini ada keturunan Mojokerto-Ngawi. Sewaktu kecil dia juga sering bermain di Candi Brahu.
Maka saat momen penting dalam hidupnya, ia juga memilih suatu tempat paling berkesan sewaktu kecil yakni Candi Brahu.
"Tak kasih tau backgroundnya itu Candi Brahu. Candi yang ada di rumah bapak saya di Trowulan (kalimat sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, sebelumnya pakai bahasa Jawa)," ungkap Denny Caknan.(*)