Selebtek.suara.com - Keterbatasan fisik tak membuat Slamet Kang Selebew alias Aek Kulasan, pria kelahiran 17 November 2001 menyerah pada keadaan. Ia berjuang sekuat tenaga dan bertekad untuk sukses melalui karya.
Semasa kecil, Aek yang kini dikenal sebagai konten kreator penyandang disabilitas ini merupakan korban bullying. Kekurangan pada fisiknya membuatnya kerap dibully teman-temannya sejak kelas 1 SD hingga SMP.
Pemilik akun YouTube Kang Selebew Official dengan Subscriber 5,41K ini yang sejak 2020 menarik perhatian karena video kesehariannya yang nyeleneh dengan cara bicara dan menyanyi yang mengundang tawa.
Mulanya saat pandemi covid melanda Indonesia tahun 2020, Slamet iseng membuat konten untuk mengusir rasa bosan. Keunikan yang dimilikinya ternyata menyita perhatian Ruben Onsu yang kemudian menawarkan untuk kolaborasi.
“Awalnya aku di DM sama manager kak Ruben untuk datang ke Jakarta ketemu sama kak Ruben. Karena katanya kak Ruben ingin sekali ketemu aku makanya dia biayai semua sampai aku bisa ke Jakarta,”kata Slamet dalam keterangannya, Minggu (20/8/2023).
Selain diajak kolaborasi di Kakak Beradik Podcast, Slamet mengaku banyak dinasehati Ruben Onsu dan Sarwendah.
“Mereka baik banget, nggak mandang fisik dan mereka juga banyak memberi masukan-masukan untuk konten yang aku buat,” ujar Slamet.
Jalannya sebagai konten kreator tak berjalan mulus karena Slamet pernah di laporkan ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah. Saat itu, kata Slamet, akun tiktok dan Instagramnya di hack seseorang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
"Selama tidak merugikan orang lain, aku nggak masalah dan nggak mau ambil pusing, fokus berkarya hujatan dan bullying pasti ada mau sampai kapanpun apalagi keadaanku yang seperti ini sejak lahir,”ucapnya.
Baca Juga: Happy Asmara Tiba-tiba Muncul Pamer Cincin Mewah: Ada Cowok Deketin, Aku Harus Bagaimana?
“Kedepannya aku hanya ingin bahagiakan orang tua dan keluarga dan suatu saat pengen kolaborasi lagi dengan Kak Ruben Onsu,” katanya. [*]