Selebtek.suara.com - Publik dihebohkan dengan pernyataan Via Vallen yang membongkar aib mantan kekasih Happy Asmara, Denny Caknan.
Dalam video yang viral di media sosial, Via Vallen menyebut Happy Asmara tolak diajak balikan oleh Denny Caknan lantaran capek ngebayari terus.
"Salah satu alasan Happy nggak mau diajak balikan dia capek bayarin terus," ungkap Via Vallen dikutip dari akun TikTok @d.e.s.libra pada Senin (21/8/2023).
Namun, Happy Asmara langsung membantah ucapan Via Vallen tersebut, "Nggak, nggak, nggak..kita sama."
Di sisi lain, Denny Caknan sendiri pernah mengaku dirinya sempat terlilit hutang hingga ratusan juta rupiah akibat kalah berjudi.
Kisah kelam itu diungkap Denny Caknan di hadapan Deddy Corbuzier saat menjadi tamu podcast Close The Door pada tahun 2021.
Denny Caknan menyebut awalnya terjerumus ke dunia judi karena tergoda ingin cepat kaya dengan jalan ninja.
"Pemikiran saya dulu, cepat kaya tuh karena judi, akhirnya saya kecemplung di situ, kenceng banget duitnya," ungkap Denny Caknan, dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier.
"Duitnya dari hasil kerja sama hutang," lanjutnya.
Baca Juga: Lolos dari Hukuman Mati, Mantri yang Suntik Mati Kades Curuggoong Dituntut 9 Tahun Penjara
Akibat kecanduannya itu, suami Bella Bonita ini sampai harus gali lobang tutup lobang meminjam uang hingga terlilit hutang sebesar Rp120 juta.
"Kesalahan kita sih, jadi kita judi terus. Akhirnya sampai punya hutang Rp120 juta," beber Denny Caknan.
![Via Vallen bogkar alasan Happy Asmara enggan balikan dengan Denny Caknan. [Kolase foto instagram @pastenan7 @viavallen.]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/08/17/1-whatsapp-image-2023-08-17-at-160542.jpeg)
Meski beberapa kali kalah judi, ia tetap pantang menyerah dan berusaha untuk menang karena ingin melunasi utang kedua orangtuanya.
"Keterdesakan yang membuat kita lari ke situ. Sekarang kita enggak punya, bapak ibu juga punya hutang," kata Denny Caknan.
Namun hutang semakin menumpuk dan Denny pun tidak tahu harus membayar dengan apa. Akhirnya ia memutuskan untuk menggadaikan ijazah dan KTP.
"Setelah semua hancur, hutang sudah banyak, akhirnya semua hilang. Jadi aku udah diem, nilai terakhir Rp120 juta," beber Denny Caknan.