SUARA SEMARANG - Bank Indonesia Jawa Tengah terus mendorong penggunaan QRIS di pasar tradisional hingga Mal di Kota Semarang.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra menargetkan tahun ini ada 2,1 juta pengguna QRIS.
Saat ini disebutkan sudah terdapat 1,8 juta pengguna QRIS yang ada di Jawa Tengah.
"Sementara untuk tenant, sudah ada sekitar 1,5 juta yang kebanyakan adalah UMKM," ungkap Rahmat Dwisaputra, Rabu (17/8/2022).
Penggunaan QRIS di mal ini disebutkannya dapat mempermudah dalam transaksi karena uang langsung bisa masuk tanpa terjadi kontak fisik.
Hari ini, ada tiga mal di Kota Semarang yang mengikuti acara launching Mall Siap QRIS, yakni DP Mall, Java Mall dan Ciputra.
Secara umum beberapa mal di Kota Semarang sudah menerapkan QRIS dalam transaksinya.
Head of DP Mall Semarang, Antonius Budiawan mengatakan di mal yang dia kelola sudah 100 persen tenant dalam menerapkan QRIS.
"Secara umum beberapa tenant sudah bisa menggunakan QRIS, dari tenant besar hingga UMKM," katanya.
Baca Juga: Nebeng Misi Artemis 1, NASA Akan Lakukan Eksperimen Biologi Luar Angkasa Pertama di Dunia
Tidak hanya tenant, pembayaran parkir di DP Mall Semarang juga sudah full cashless dan bisa dibayar dengan QRIS.