Bikin Macet Kaligawe, Pedagang di Jalan Genuksari Ditertibkan Satpol PP Kota Semarang

Semarang | Suara.com

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 06:26 WIB
Bikin Macet Kaligawe, Pedagang di Jalan Genuksari Ditertibkan Satpol PP Kota Semarang
Satpol PP Kota Semarang menertibkan pedagang yang yang berjualan di Jalan Genuksari yang mengganggu pengguna jalan (semarangkota.go.id)

SUARA SEMARANG - Satpol PP Kota Semarang menertibkan pada pedagang yang berjualan di tepi Jalan Genuksari.

Aktivitas perdagangan yang tidak resmi tersebut mengakibatkan jalan utama di sekitarnya, yakni Jalan Kaligawe menjadi macet.

Sebanyak 40 pedagang ditertibkan dan barang dagangan mereka diamankan oleh Satpol PP Kota Semarang.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan bahwa pihak Pemkot Semarang sudah berkali-kali memperingatkan para pedagang bahwa aktivitas mereka mengganggu pengguna jalan.

Berkali-kali ditertibkan, berkali-kali pula para pedagang kembali ke tempat tersebut karena dinilai lebih banyak pembeli.

Padahal Pemkot Semarang sudah menyediakan tempat resmi yang bisa digunakan mereka untuk berjualan, yakni di Pasar Banjardowo.

"Pedagang di Jalan Genuksari menjamur, hal itu mengganggu masyarakat dan pengguna jalan. Jadi pedagang yang sudah ditertibkan selalu kembali berjualan di tepi jalan. Satpol hadir disini bukan karena satpol kejam, tidak. Tapi karena pedagangnya yang diberitahu susah," kata Fajar Purwoto, Kamis (27/10/2022) dikutip dari semarangkota.go.id.

Fajar mengatakan, kebanyakan mereka yang berdagang bukan warga Kota Semarang, namun dari luar kota.

Mantan Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang tersebut menambahkan, menjamurnya para pedagang di tempat yang tidak resmi tersebut membuat pedagang yang menempati lokasi resmi menjadi sepi.

"Ini lantai 2 pasar Genuk kan kosong tidak ada pembeli yang datang. Padahal lantai 2 ini kan representatif. Tapi mereka maunya dipinggir jalan menggelar dagangan seenaknya. Fungsi pemerintah itu mengatur pedagang, bukan pedagang mengatur pemerintah, maka kami Satpol PP akan menertibkan manakala dari Dinas Perdagangan ini sudah angkat tangan," tandasnya.

Seorang pedagang yang menggelar lapak di tepi Jalan Genuksari Suwarni (65) tidak terima dagangannya diamankan Satpol PP.

"Yang dibawa mau saya jual ke Pasar Perbalan, belum saya angkut ke sana malah dibawa petugas," kata Surwani yang menjajakan sayur.

Kebanyakan para pedangan memilih membuka lapak di tepi Jalan Genuksari ketimbang di dalam pasar lantaran lebih ramai pembeli dan nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Jumat, 28 Oktober 2022

Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Jumat, 28 Oktober 2022

| Jum'at, 28 Oktober 2022 | 05:37 WIB

Jadwal dan Rute Semarang Flower Festival 2022, Parade Warna Warni Kendaran Bunga ala Pasadena

Jadwal dan Rute Semarang Flower Festival 2022, Parade Warna Warni Kendaran Bunga ala Pasadena

| Kamis, 27 Oktober 2022 | 20:48 WIB

Pedagang Stasiun Wates Digusur, LBH Yogyakarta Siap Layangkan Gugatan ke PTUN

Pedagang Stasiun Wates Digusur, LBH Yogyakarta Siap Layangkan Gugatan ke PTUN

Jogja | Kamis, 27 Oktober 2022 | 19:20 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:00 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB