SUARA SEMARANG - Bomber PSIS Semarang, Carlos Fortes mengalami cedera saat melawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Sabtu (4/2/2023) silam dan ditarik keluar lapangan saat laga belum berakhir.
Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut oleh tim medis PSIS Semarang, Carlos Fortes nampaknya tidak bisa turun ke lapangan dalam beberapa waktu ke depan.
Fisioterapis PSIS Semarang, Sigit Pramudya menjelaskan setelah dilakukan observasi dan dilakukan Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Hasilnya, ada sobekan di otot bicep femoris, yakni salah satu otot pembentuk grup otot hamstring.
Carlos Fortes dipastikan absen selama kurang lebih empat pertandingan ke depan untuk pemulihan cedera yang dialami striker Portugal tersebut.
“Untuk kondisi Fortes saat ini, sudah kami lakukan MRI dan konsultasi dengan dokter speliasis ortopedi beberapa hari yang lalu, dokter sampaikan ada sobekan di otot bicep femoris di kaki kanan,” ujarnya, Sabtu (11/2/2023).
Dia menambahkan, tindakan suntikan injeksi platelet rich plasma (PRP) dilakukan untuk mempercepat penyembuhan Carlos Fortes.
Hal itu merupakan salah satu terapi biologis untuk menghilangkan rasa nyeri dan meningkatkan kembali fungsi otot tersebut.
Setelah itu, tim fisioterapi akan mendampingi Carlos Fortes dalam sebuah program untuk pengutatan.
Baca Juga: Mantan Ketua KPU Arief Budiman Ditunjuk jadi Komisaris Anak Usaha PLN
"Jika hasil tes bagus maka akan dilanjutkan oleh physical coach untuk meningkatkan kondisi fisiknya pada level siap untuk pertandingan,” lanjut Sigit.
Selain Carlos Fortes, ada dua pemain PSIS Semarang lainnya yang juga cedera dalam menghadapi Persik Kediri, yakni kiper Adi Satryo dan bek Wahyu Prast.
Lebih beruntung dari Carlos Fortes, Wahyu Prasetyo dan Adi Satryo sudah berlatih normal dengan pemain PSIS Semarang lainnya.