SUARA SEMARANG - Bermaksud ingin meningkatkan kualitas permainan PSIS Semarang, namun keinginan pelatih Gilbert Agius belum dituruti secara penuh.
Sampai saat ini, Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius masih mendapatkan fasilitas yang sama dengan musim lalu.
Gegara fasilitas yang berbeda maka pelatih Gilbert Agius bisa saja kesulitan dalam menjalankan strategi di PSIS Semarang musim ini.
Salah satu yang disampaikan oleh Gilbert Agius beberapa waktu lalu adalah pemain PSIS Semarang sebisa mungkin berlatih di rumput asli dan bukan sintetis.
Alasan Gilbert Agius berkeinginan membiasakan pemain PSIS Semarang dengan kondisi asli saat pertandingan.
Sebagaimana diketahui, semua stadion di Indonesia yang dijadikan venue liga menggunakan rumput asli dan bukan sintetis.
Nyatanya, tempat latihan utama PSIS Semarang bersama pelatih Gilbert Agius di Wisesa Soccer Field sama dengan Stadion Citarum yakni menggunakan rumput sintetis.
Memang di beberapa kesempatan pemain PSIS Semarang dan Gilbert Agius berlatih di rumput asli, salah satunya di Stadion Jatidiri Kota Semarang.
Gilbert Agius juga menekankan bahwa berlatih di lokasi dengan rumput asli juga akan mengurangi resiko pemain PSIS Semarang dari cidera.
Baca Juga: Pentolan Suporter PSIS Semarang Sentil Erick Thohir, Wajib Datang di Stadion Jatidiri
Namun, dari beberapa kali latihan yang telah digelar, PSIS Semarang masih menggunakan rumput sintetis.
Jelang digulirkannya musim baru, Gilbert Agius dijadwalkan akan memimpin di sejumlah laga uji coba.
Setelah melawan klub kasta kedua Persijap Jepara, PSIS Semarang akan melawan klub top asal Kamboja, Profil Phnom Penh Crown FC.
Laga itu akan menjadi salah satu tolok ukur sejauh mana kemampuan PSIS Semarang setelah diambil alih Gilbert Agius di pertengahan musim lalu.
Apalagi, di musim baru nanti Gilbert Agius mendapatkan tambahan menjadi 6 pemain asing di berbagai sektor.
Sempat terseok-seok di musim lalu, manajemen PSIS Semarang musim ini sepertinya akan memberikan Gilbert Agius target lebih tinggi.***