SUARA SEMARANG - Pertandingan seru di kompetisi J League 2 akan segera memasuki babak lanjutan, dan salah satu pertandingan yang patut ditunggu adalah duel antara Tokyo Verdy dan Kusatsu Gunma.
Bagi Tokyo Verdy, pertandingan ini memiliki arti penting dalam mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen.
Dengan 61 poin, mereka saat ini berada di posisi keempat, namun persaingan masih sangat ketat, dan kemenangan adalah harga mati bagi tim asuhan Hioshi Jofuku.
Di sisi lain, Kusatsu Gunma, yang berada di papan tengah klasemen, juga tidak dalam performa terbaiknya.
Mereka baru saja mengalami kekalahan dalam pertandingan terakhir mereka. Hal ini seharusnya memberi keuntungan bagi Tokyo Verdy untuk mengamankan tiga poin, terutama setelah dua pertandingan terakhir mereka berakhir dengan hasil imbang.
Namun, ada satu hal yang masih menghantui Kusatsu Gunma, Pratama Arhan. Siapa yang tidak ingat assist berkelas Pratama Arhan yang menjadi mimpi buruk mereka?
Lepas dari hasil pertandingan tersebut, assist jauh yang brilian dari Pratama Arhan tetap menjadi topik pembicaraan. Bagi Kusatsu Gunma, hal itu adalah kenangan yang tidak pernah pudar.
Sementara itu, Pratama Arhan semakin menunjukkan kelasnya di lapangan. Kepercayaan dirinya meningkat pesat setelah membantu Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23.
Dalam dua pertandingan terakhir bersama Timnas, bek sayap kiri tersebut berkontribusi dengan dua gol yang tak terlupakan.
Baca Juga: Elkan Baggott Bawa Ipswich Town Comeback Gemilang Kontra Wolverhampton Wonders di Carabao Cup
Gol-gol tersebut tidak hanya menunjukkan kualitas bertahan Arhan tetapi juga kemampuannya dalam serangan.
Pertanyaannya sekarang adalah, apakah Tokyo Verdy akan memberikan kesempatan bermain kepada Pratama Arhan dalam pertandingan melawan Kusatsu Gunma?
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Arhan juga akan segera bergabung dengan klub K League pada musim depan.
Jadi, jangan lewatkan pertandingan seru ini karena siapa tahu Pratama Arhan akan kembali menciptakan assist berkelas yang akan membuat Kusatsu Gunma merasakan mimpi buruk lagi.