Selain itu, diskon juga dapat membantu perusahaan dalam mengalihkan stok yang berlebih atau merangsang permintaan dalam periode penjualan yang lambat.
Namun, kerugian dari diskon adalah potensi merusak citra merek atau menyebabkan devaluasi produk di mata konsumen jika diberikan secara berlebihan.
6. Target Pasar
Promo sering kali dirancang untuk menjangkau khalayak yang lebih luas. Perusahaan berharap promosi yang mereka lakukan dapat menarik minat berbagai segmen pasar.
Sementara diskon dapat ditargetkan pada segmen pasar tertentu, seperti pelanggan setia, pelanggan baru, atau pemegang kartu anggota.
Diskon yang disesuaikan dengan target pasar dapat lebih efektif dalam meningkatkan loyalitas pelanggan dan mendapatkan konsumen baru.
7. Kombinasi Promo dan Diskon
Terkadang, perusahaan juga menggabungkan strategi promo dan diskon untuk mencapai hasil yang maksimal. Misalnya, perusahaan dapat mengadakan event promosi dengan menghadirkan berbagai aktivitas menarik dan memberikan diskon khusus bagi konsumen yang berpartisipasi dalam event tersebut.
Kombinasi dari kedua strategi ini dapat menciptakan momentum yang kuat bagi perusahaan, memperkuat brand image, serta meningkatkan loyalitas dan retensi pelanggan.
Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar, promo dan diskon merupakan dua alat yang ampuh untuk mengambil hati konsumen dan meningkatkan penjualan.
Itulah sekilas tentang perbedaan promo dan diskon lengkap dengan perbedaan, tujuan dan fungsi dalam dunia bisnsi dan strategi pemasaran. [*]
Baca Juga: Buktikan Sekarang! Main Susun Kata dan Raih Imbalan Saldo DANA Gratis Rp45 Ribu!