Suara Serang - Pertandingan seru yang mempertemukan Persija Jakarta dan Arema FC, Minggu (20/8) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi meninggalkan jejak yang cukup dalam.
Persija harus puas bermain imbang 2-2 dengan tim juru kunci klasemen, Arema FC, yang ternyata mampu memberikan perlawanan gigih. Sama halnya dengan Timnas Timor Leste U-23 saat melawan Timnas Indonesia U-23, melawan gigih tapi harus tunduk dengan skor 0-1.
Gol pertama dalam pertandingan ini dihasilkan oleh Arema FC di menit ke-38 melalui aksi taktis Gustavo Almeida. Kapten dan kiper utama Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa berusaha menghalau pergerakan tajam Gustavo.
Namun tampaknya keputusannya untuk keluar dari gawang menjadi pilihan yang berisiko. Sang penyerang Brasil tersebut berhasil membobol gawang yang kosong, meninggalkan Andritany merenung dan merenungi keputusan tersebut.
Andritany menyatakan ia tidak menyesali keputusannya untuk keluar dari gawang. Meskipun gol ini menjadi titik awal ketertinggalan Persija dalam pertandingan.
Kiper Persija Andritany menganggap bahwa semua itu adalah bagian dari dinamika lapangan, di mana kesalahan dan pelajaran dapat diambil dari setiap situasi.
Arema FC tidak pernah memanuver untuk menghantam semangat Persija. Tim ini mampu memperoleh dua gol untuk sementara menggenggam keunggulan, tetapi tidak berhasil mempertahankannya hingga akhir pertandingan.
Hasil imbang ini memperpanjang catatan gagal menangnya Persija di tiga pertandingan berturut-turut, dan tim ini terhenti di posisi kesembilan dalam klasemen.
Persija Jakarta harus segera melupakan hasil imbang ini dan bersiap untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Baca Juga: Kalahkan Timor Leste, Nasib Timnas Indonesia U-23 Bergantung Hasil Grup A dan C Piala AFF U-23
Persija akan bertemu Dewa United dalam pertandingan tandang pada pekan ke-10 Liga 1 2023/2024, Jumat (25/8/2023). [*]