Kesimpulan Hasil Investigasi TGIPF Soal Tragedi Kanjuruhan: Berdasarkan Aturan Resmi dan Moral Ketum PSSI Harus Mundur!

soreang | Suara.com

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 16:54 WIB
Kesimpulan Hasil Investigasi TGIPF Soal Tragedi Kanjuruhan: Berdasarkan Aturan Resmi dan Moral Ketum PSSI Harus Mundur!
Mahfud MD; Konferensi pers TGIPF Kanjuruhan (Youtube/Sekretariat Presiden)

SuaraSoreang.id - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan, secara resmi mengumumkan hasil investigasinya.

Dalam hasil investigasi tersebut, tim yang dipimpin oleh Menko Polhukam, Mahfud MD, merekomendasikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule untuk mundur dari jabatannya beserta jajaran.

Rekomendasi desakan mundur tersebut tertera dalam laporan hasil investigasi TGIPF di kesimpulan poin nomor lima.

"Sudah sepatutnya Ketua Umum PSSI dan seluruh jajaran Komite Eksekutif mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas jatuhnya korban sebanyak 712 orang," bunyi laporan TGIPF, sebagaimana dikutip dari Suara.com.

Laporan dan rekomendasi hasil investigasi TGIPF yang berisi 124 halaman tersebut, sebelumnya telah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada Jumat (14/10/2022) siang tadi.

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD juga menyampaikan, bahwa PSSI merupakan pihak yang paling bertanggungjawab dalam tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan korban jiwa itu.

"Maka dalam catatan kami disampaikan bahwa pengurus PSSI harus bertanggung jawab, dan sub-sub organisasinya, bertanggung jawab itu pertama berdasarkan aturan-aturan resmi, kedua karena berdasarkan moral," papar Mahfud.

Selain rekomendasi mundur Ketum PSSI, hasil investigasi TGIPF juga menyimpulkan bahwa faktor penyebab utama tragedi Kanjuruhan adalah penggunaan gas air mata.

"Kematian massal itu terutama disebabkan oleh gas air mata," kata Mahfud menerangkan kesimpulan laporan hasil investigasi TGIPF.

Sementara itu, korban luka-luka, terang Mahfud, diakibatkan karena penonton yang berdesak-desakkan seusai aparat keamanan menembakkan gas air mata ke kerumunan penonton.

"Kemudian yang mati dan cacat serta sekarang kritis dipastikan itu terjadi karena desak-desakan setelah ada gas air mata yang disemprotkan itu penyebabnya," lanjutnya.

Selain itu, Mahfud juga menerangkan, bahwa apa yang terjadi sesungguhnya pada saat tragedi Kanjuruhan, jauh lebih mengerikan daripada apa yang ditampilkan di televisi maupun di media sosial.

"Fakta yang kami temukan korban yang jatuh itu proses jatuhnya korban itu jauh lebih mengerikan dari yang beredar di televisi maupun di medsos," terang Mahfud

Hal tersebut disampaikan Mahfud, berdasarkan hasil rekonstruksi yang dilakukan TGIPF dari 32 CCTV yang ada di Stadion Kanjuruhan, Malang.

"Kami merekonstruksi dari 32 CCTV yang dimiliki oleh aparat. Jadi itu lebih mengerikan dari sekedar semprot mati, semprot mati gitu ada yang saling gandengan untuk keluar bersama satu bisa keluar yang satu tertinggal yang di luar balik lagi untuk nolong temannya terinjak-injak mati," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resmi! Gas Air Mata Jadi Penyebab Utama Kematian di Tragedi Kanjuruhan

Resmi! Gas Air Mata Jadi Penyebab Utama Kematian di Tragedi Kanjuruhan

| Jum'at, 14 Oktober 2022 | 15:35 WIB

Shin Tae-Yong akan Mundur dari Timnas, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

Shin Tae-Yong akan Mundur dari Timnas, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

| Jum'at, 14 Oktober 2022 | 14:12 WIB

Mahfud MD Siap Serahkan Laporan Hasil Investigasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan ke Presiden Jokowi Hari Ini.

Mahfud MD Siap Serahkan Laporan Hasil Investigasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan ke Presiden Jokowi Hari Ini.

| Jum'at, 14 Oktober 2022 | 09:50 WIB

Presiden Jokowi Pastikan Pengumuman Hasil Investigasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan Digelar Besok

Presiden Jokowi Pastikan Pengumuman Hasil Investigasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan Digelar Besok

| Kamis, 13 Oktober 2022 | 19:28 WIB

Terkini

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026

Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:05 WIB

Lipstik Orange Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Bagus

Lipstik Orange Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Bagus

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:05 WIB

Film Kamu Harus Mati Siap Hantui Bioskop, Hadirkan Teror Gaib yang Menguji Persahabatan

Film Kamu Harus Mati Siap Hantui Bioskop, Hadirkan Teror Gaib yang Menguji Persahabatan

Entertainment | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:00 WIB

Tubuh Menguning dan Tak Bisa Buang Urine, Satu Kasus Hantavirus Ditemukan di Kalbar

Tubuh Menguning dan Tak Bisa Buang Urine, Satu Kasus Hantavirus Ditemukan di Kalbar

Kalbar | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:57 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Polemik Helikopter Herman Deru Mulai Terjawab, DPRD Sumsel Bongkar Fakta Anggaran 'Warisan'?

Polemik Helikopter Herman Deru Mulai Terjawab, DPRD Sumsel Bongkar Fakta Anggaran 'Warisan'?

Sumsel | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:50 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Ulasan Novel Mad Mabel, Ketika Rahasia Pembunuh Berantai Terungkap

Ulasan Novel Mad Mabel, Ketika Rahasia Pembunuh Berantai Terungkap

Your Say | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:45 WIB