soreang

5 Tradisi Jawa Timur yang Mistis, Bisa Komunikasi dengan Makhluk Gaib Hingga Kesurupan

soreang Suara.Com
Selasa, 18 Oktober 2022 | 18:55 WIB
5 Tradisi Jawa Timur yang Mistis, Bisa Komunikasi dengan Makhluk Gaib Hingga Kesurupan
Kebo-keboan (mautapimalu.blogspot.com)

SuaraSoreang.id - Mayoritas masyarakat Indonesia masih menjalankan tradisi upacara adat untuk tujuan-tujuan tertentu.

Masih sering ditemui sebagian masyarakat yang melakukan sebuah ritual atau upacara yang bertujuan untuk meminta suatu perkara yang semuanya diarahkan pada transformasi keadaan dalam manusia atau alam.

Biasanya upacara atau tradisi adat ini dilakukan pada hari-hari tertentu.

Tradisi ritual biasanya berkaitan dengan hal-hal yang berbau mistis. Seperti beberapa upacara atau ritual di Jawa Timur yang identik dengan hal mistis, berikut ulasannya untuk anda yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Upacara Sandhur

Tradisi yang asalnya dari Madura ini biasanya dilakukan pleh para petani dan nelayan. Dilakukannya upacara ini diperuntukkan untuk mereka yang ingin berkomunikasi dengan makhluk gaib.

Untuk tujuannya sendiri, upacara sandhur memiliki berbagai tujuan seperti; mengusir musibah, menghormati makam keramat, hingga meminta hujan.

Upacara Sandhur memiliki kegiatan utamanya berupa sebuah tarian yang diiringi oleh alunan musik, yang nantinya di tengah pertunjukan biasanya ada dua peserta yang kesurupan sebagai mediator untuk berdialog dengan makhluk gaib.

2. Upacara Ruwatan

Baca Juga: Disebut Sudah Kembali Satu Atap, Rumah Rizky Billar dan Lesti Kejora Terpantau Kosong

Upacara Ruwatan dipercaya oleh masyarakat Jawa sebagai bentuk ritual penyucian bagi orang nandang sukerta atau berada dalam dosa.

Dalam kebudayaan Jawa, tradisi ini dibagi menjadi 3 macam, yaitu; ruwatan untuk diri sendiri, ruwatan untuk lingkungan sekitar, dan ruwatan untuk wilayah.

Biasanya, ruwatan perorangan akan dilakukan dengan memotong rambut orang yang berdosa tersebut pada siang hari. Sementara untuk ruwatan dengan skala yang lebih besar, biasanya terdapat sesajen seperti; tuwuhan, kain motir, gawangan kelir, aneka jenang, jajanan pasar, dan lainnya.

Bukan hanya untuk penyucian, ritual ini juga dianggap bisa dilakukan oleh seseorang yang mengalami berbagai kesialan dalam hidupnya.

3. Bantengan

Kesenian ini dipercaya sudah muncul pada zaman Kerajaan Singosari. Adanya relief yang menggambarkan macan melawan banteng dan penari yang menggunakan topeng banteng di Candi Jago Malang seakan menjadi bukti sudah adanya kesenian ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI