Ketua Umum PSSI Bisa Saja Tersandung Pidana dalam Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Beberkan Alasannya

soreang

Kamis, 20 Oktober 2022 | 20:18 WIB
Ketua Umum PSSI Bisa Saja Tersandung Pidana dalam Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Beberkan Alasannya
Ketum PSSI Mochamad Iriawan diperiksa polisi, Iwan Bule diperiksa polisi (ANTARA FOTO/Didik Suhartono/rwa)

SuaraSoreang.id - Secara tegas Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, menyatakan bahwa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) wajib bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan sebanyak 133 korban jiwa.

Bahkan, Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) itu menyebutkan bahwa Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, bisa saja tersandung hukum pidana atas tragedi mematikan tersebut.

Hal tersebut dikatakan Mahfud MD berdasarkan hasil investigasi TGIPF dalam mengungkap penyebab terjadinya kerusuhan pasca pertandingan yang mempertemukan dua rival abadi Liga 1 Indonesia, Arema FC vs Persebaya Surabaya, pada 1 Oktober 2022 lalu.

Meskipun dalam hasil investigasi TGIPF disimpulkan bahwa penyebab kematian ratusan korban tersebut adalah karena gas air mata yang ditembakkan aparat kepolisian, namun Mahfud MD menilai bahwa PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia harus bertanggungjawab penuh atas tragedi mematikan itu.

Sebagaimana aturan pengamanan penonton pertandingan yang diatur oleh FIFA, bahwa penggunaan gas air mata itu dilarang, seharusnya PSSI memberi imbauan kepada pihak keamanan stadion untuk tidak menggunakannya.

"Nah, oleh sebab itu, PSSI harus bertanggungjawab. Tanggung jawab seperti itu kan kita tidak bisa masuk pada statuta, pada aturan FIFA,"

Maka dari itu, lanjut Mahfud, ada dua hal yang menjadi tanggung jawab PSSI atas Tragedi Kanjuruhan itu. Yakni tanggung jawab hukum pidana dan tanggung jawab moral.

"Oleh sebab itu, kita katakan begini, tanggung jawab itu ada dua. Tanggung jawab hukum pidananya sudah mulai disidik dan itu bisa saja kena ketua PSSI nanti,"

Mahfud MD; Konferensi pers TGIPF Kanjuruhan [Youtube/Sekretariat Presiden]
Mahfud MD; Konferensi pers TGIPF Kanjuruhan (sumber: Youtube/Sekretariat Presiden)

Tanggung jawab yang pertama terkait hukum pidana, kata Mahfud, pihak kepolisian saat ini tengah melaksanakan tanggung jawabnya, dengan melakukan pencarian terhadap pelaku yang memiliki wewenang soal penembakkan gas air mata tersebut.

baca juga

Mahfud MD menyebutkan, saat ini setidaknya sudah ada 16 anggota kepolisian yang diperiksa atas insiden penembakkan gas air mata.

Selanjutnya, Mahfud MD menyinggung soal tanggung jawab moral seluruh jajaran PSSI yang direkomendasikan TGIPF untuk segera mundur dari kepengurusan usai Tragedi Kanjuruhan.

Namun, pemerintah tidak bisa secara langsung mencabut seluruh jajaran PSSI dari jabatannya, lantaran federasi sepak bola Indonesia itu berada di bawah naungan FIFA.

"Sehingga, kita tanggung jawabnya itu ada hukum yang terus diproses dan ada moral. Mundur gitu, mundur itu di mana-mana boleh, tidak melanggar aturan," pungkasnya.(*)

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kepolisian Jadi Pihak yang Paling Bertanggung Jawab dalam Tragedi Kanjuruhan, Berdasar Hasil Survei LSI

Kepolisian Jadi Pihak yang Paling Bertanggung Jawab dalam Tragedi Kanjuruhan, Berdasar Hasil Survei LSI

Soreang | Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:21 WIB

Klaim Polisi Gas Air Mata tak Mematikan Dibantah Mahfud MD: Saya Gak Peduli Kandungan Kimianya!

Klaim Polisi Gas Air Mata tak Mematikan Dibantah Mahfud MD: Saya Gak Peduli Kandungan Kimianya!

Soreang | Kamis, 20 Oktober 2022 | 17:38 WIB

Mahfud MD Tegaskan Gas Air Mata Jadi Penyebab 133 Orang Meninggal Dunia dalam Tragedi Kanjuruhan

Mahfud MD Tegaskan Gas Air Mata Jadi Penyebab 133 Orang Meninggal Dunia dalam Tragedi Kanjuruhan

Soreang | Kamis, 20 Oktober 2022 | 17:21 WIB

Hari Ini, Ketum PSSI Iwan Bule akan Diperiksa Polisi terkait Tragedi Kanjuruhan

Hari Ini, Ketum PSSI Iwan Bule akan Diperiksa Polisi terkait Tragedi Kanjuruhan

Soreang | Kamis, 20 Oktober 2022 | 15:23 WIB

Terkini

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

DPR | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake

Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake

Jawa Tengah | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam

4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik

Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Pemerintah Izinkan Pesantren Kelola Dapur MBG, Syaratnya Minimal 1.000 Santri

Pemerintah Izinkan Pesantren Kelola Dapur MBG, Syaratnya Minimal 1.000 Santri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape, DPR Minta Aparat Hukum Mengusut secara Tuntas

Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape, DPR Minta Aparat Hukum Mengusut secara Tuntas

DPR | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:05 WIB

×