Kang Dedi lantas mengambil uang yang ada didalam dompet dari pihak perusahaan dan menyerahkan uang itu kepada salah seorang Kepala Desa.
Pemberian uang itu dianggapnya sebagai bentuk tanda insyaf dari perusahaan.
"Jadi yang punya tanah ini insyaf, dulu nambang sekarang ujar kang Dedi.
Usut punya usut, ternyata kabar tanah kang Dedi yang diserobot adalah tidak benar, Kang Dedi hanya nge prank pihak perusahaaan.
"Aslinya memang saya punya tanah disini?, kagak ada. Ada juga tanah perhutani," ujar kang Dedi sambil diikuti gelak tawa.
Lanjut, kang Dedi Mulyadi memasuki ruangan peresmian, didampingi Komandan Dandim dari pihak TNI.
"Karena pertahanan negara itu, sangat tergantung pada ketahanan pangan rakyat," tukas kang Dedi.(*)
Sumber: Kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel
Baca Juga: Kejam! Kisah Tragis Suzanne Capper, Disiksa 5 hari Berakhir Dibakar