SuaraSoreang.id - Pertandingan Persib vs PSM Makassar memang sudah selesai. Akan tetapi aroma busuk dalam pertandingan itu masih tercium, sangat menyengat.
Bobotoh menilai jika laga tersebut akan menjadi milik Persib andai wasit dan para asistennya bekerja profesional dengan minim kesalahan.
PSSI dan PT LIB sebaika memnugaskan wasit yang siap menjaga pertandingan berlangsung adil.
"Manusia memang tempat salah. Tapi kalau kebanyakan salah dalam satu waktu itu watah, singkirkan," kata Bobotoh di akun @persib.
Bobotoh meminta wasit bisa bekerja profesioanal pada semua pertandingan. Bukan belajar, karena memeimpin laga bukanah waktu seseorang untuk belajar, tapi pembuktian.
"Alasan wasit manusia juga bisa salah. Kalau salahnya berjamaan mah yag terencana. Wasit harus belajar lagi, kalai belajar di kelas, bukan di lapangan dimana semua wajib dipertanggungjawabkan," kata Bobotoh lainnya.
Sementara itu berikut adalah tiga dosa besar asisten wasit di pertandingan Persib vs PSM Makassar.
Dampak ketidakjelian wasit, Persib dinilai dirugikan atas keputusan-keputusan selama pertandingan.
Persib Bandung harus rela mengakhiri pertandingan dengan kekalahan dalam laga kontra PSM Makassar pada pekan ke-24 BRI Liga 1 2022-2023, Rabu (14/2/2023).
Baca Juga: Seorang Youtuber Sambangi Bu Eny hanya Pansos? Pak RT Novus Buka Suara
Persib Maung Bandung pada akhirnya harus menerima kekalahan dengan skor 1-2.
Dalam pertandingan itu, Asisten wasit yang bertugas memimpin laga di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor itu kedapatan melakukan banyak kesalahan dalam mengambil keputusan khususnya perihal offside.
Dalam catatan yang dirangkum, setidaknya ada tiga momen di mana asisten wasit dua yakni Supriyanto, melakukan kesalahan.
Dia melakukan kesalahan dalam menentukan apakah seorang pemain offside atau tidak pada laga tersebut.
1. Nick Kuipers - Marc Klok
Kesalahan pertama yang cukup mencolok mata dalam tayangan ulang ialah ketika Nick Kuipers mengirimkan umpan lambung kepada Marc Klok yang sudah berdiri bebas.