SuaraSoreang.id - Manusia tidak akan terlepas dari khilaf dan salah.
Manusia adalah tempatnya salah, oleh karena itu Allah SWT memerintahkan hamba-hambanya untuk segera bertaubat.
(Qs. Al - Baqarrah 286) "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya".
Dalam Al Quran, jenis kesalahan dibagi menjadi beberapa bagian:
1. Kesalahan yang belum tentu ada dosanya
Kesalahan yang dilakukan secara tidak sengaja, maka Allah SWT mengampuni. Sifat Allah SWT memaafkan apa yang salah belum tentu ada dosanya.
(Contoh kasus: Melalaikan sholat dalam kondisi tidak sengaja seperti ketiduran)
2. Kesalahan yang ada dosanya
Kesalahan yang disengaja, sifat Allah SWT memaafkan orang yang ada dosanya, walaupun kecil disebut (Ghafir) dan dosa dari perbuatan tersebut ditambah Allah SWT.
(Contoh: Melalaikan dan mengajak orang menunda sholat dalam keadaan sengaja)
Allah SWT mengatakan dosa sebesar apapun akan diampuni, seperti pernah mabuk, pernah zina, namun jika seseorang menyesali, segera lah meminta ampun dan lakukan taubat kepada Allah SWT, maka Allah SWT akan mengampuninya.
Baca Juga: Dosa 100 Tahun Terhapus! Ustadz Khalid Basalamah Minta Rutinkan 1 Menit Amalan Ini
(QS. Ghafir Ayat 3): "Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nyalah (semua makhluk) kembali. Dia Allah Yang Maha Pengampun, mengampuni dosa dan menerima tobat bagi orang yang mau memohon ampunan dan bertobat, dan pada waktu yang bersamaan juga sangat keras hukuman-Nya; serta Dia juga yang memiliki karunia".
Allah SWT memerintahkan kepada seluruh umat manusia untuk menghindari perbuatan yang menimbulkan dosa, apabila terjadi segera lah untuk menaubatkan diri dengan meminta pengampunan dari Allah SWT.
Sumber: Ustadpedia