SUARA SOREANG - Lucinta Luna mengaku kesehatan mentalnya terganggu lantaran mendapat perundungan secara online di media sosial.
Akibat cyberbullying tersebut, Lucinta Luna, mengaku tidak akan lagi tampil sebagai penghibur karena ulah para haters yang terus mengungkit masa lalunya.
Menghadapi pelecehan dan perundungan online di media sosial bisa jadi merupakan hal yang menantang, tetapi ada beberapa langkah yang dapat diambil individu untuk melindungi diri mereka sendiri.
Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi pelecehan dan perundungan online di media sosial dirangkum dari berbagai sumber:
Cari bantuan
Melansir laman UNICEF, saat mengalami cyberbullying atau pelecehan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari bantuan dari orang yang percayai, seperti orang tua, anggota keluarga dekat, atau orang yang mempunyai kapasitas membantu dalam hal tersebut.
Jangan terlibat konflik
Penting untuk tidak terlibat konflik dengan pelaku pelecehan atau perundungan, karena hal ini dapat memperburuk situasi dan memperburuk keadaan
Blokir, bisukan, dan laporkan
Menurut The Cyber Helpline, sebagian besar platform media sosial memiliki fitur yang memungkinkan pengguna untuk memblokir, membisukan, atau melaporkan perilaku kasar.
Hal ini dapat membantu mencegah cyberbullying dan penindasan lebih lanjut
Simpan bukti
Penting untuk menyimpan bukti pelecehan atau penindasan, seperti tangkapan layar atau salinan pesan, karena ini dapat digunakan sebagai bukti jika situasinya meningkat
Baca Juga: Gertak Pelatih Thailand Issara Sritaro ke Shin Tae-yong: Kami Punya Semua Pemain Terbaik!
Hubungi pihak berwenang
Jika pelecehan atau perundungan terus berlanjut atau menjadi ancaman, Anda mungkin perlu menghubungi pihak berwenang, seperti polisi.
Mendidik diri sendiri
Penting untuk mendidik diri sendiri tentang keamanan online dan cara melindungi diri dari penindasan dan pelecehan di dunia maya.
Ada banyak sumber daya yang tersedia secara online yang dapat memberikan kiat dan saran tentang cara untuk tetap aman di media sosial
Penting untuk diperhatikan bahwa menghadapi pelecehan dan penindasan online dapat menjadi tantangan emosional, dan penting untuk mencari dukungan dari individu atau profesional terpercaya jika diperlukan. (*)