Array

Raih Emas, Eko Yuli Bangga Bisa Kumandangkan Indonesia Raya di China

Minggu, 24 Februari 2019 | 11:13 WIB
Raih Emas, Eko Yuli Bangga Bisa Kumandangkan Indonesia Raya di China
Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan melakukan angkatan snatch dalam pertandingan angkat besi kelas 62 kg putra Asian Games 2018 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8). [Suara.com/Dendi Afriyan]

Suara.com - Raih Emas, Eko Yuli Bangga Bisa Kumandangkan Indonesia Raya di China

Lifter putra andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, sukses meraih medali emas saat turun di IWF World Cup atau Piala Dunia Angkat Besi 2019 di Fuzhou, China, Sabtu (23/2/2019).

Dirinya mengaku bangga bisa mengumndangkan lagu Indonesia Raya di negeri Tirai Bambu.

"Alahmdulilah Indonesia Raya bisa berkumandang di China. Terimakasih atas doa dan dukungannya buat semua, thank you Indonesia," ujar Eko Yuli Irawan dalam video singkat yang diunggahnya memalui akun instagram @EkoPower62, Sabtu (23/2/2019) malam WIB.

Eko Yuli berhasil meraih medali emas di kelas 61 kilogram putra setelah mencatatkan total angkatan 297 kilogram. Angkatan itu merupakan rincian dari snatch 136 kilogram dan clean and jerk 161 kilogram.

Angkatan snatch dan clean and jerk Eko sendiri sebenarnya hanya mampu berada di peringkat kedua. Namun, angkatan total 297 kilogram sukses mengantarkannya meraih gelar juara dengan rincian dua perak (snatch dan clean and jerk) dan satu medali emas (total angkatan).

Eko yang sebelumnya juga meraih medali emas saat turun di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 di Ashgabat, Turkmenistan itu beryukur dengan hasil yang diraihnya. Meski belum sempurna, hasil itu membuat kans Eko lolos ke Olimpiade 2020 semakin terbuka.

"Terima kasih atas doa dan dukungannya, Alhamdulillah walau angkatannya kurang bagus, bisa meraih medali emas (secara) total, dan 2 medali perak," tukas Eko.

Sebelumnya, Pelatih pemusatan latihan nasional PB PABBSI Dirja Wihardja mengatakan, kans Eko lolos ke Olimpiade 2020 bisa semakin besar jika mampu kembali meraih medali emas saat turun di Kejuaraan Asia 2019 di Ningbo, China pada 18-28 April mendatang.

Baca Juga: Fitur Keamanan WhatsApp di iOS Bisa Dijebol?

"Piala Dunia 2019 di Fuzhou itu adalah kejuaraan berkategori perak. Sedangkan Kejuaraan Asia di Ningbo adalah kejuaraan dengan kategori emas," ujar Dirja.

Selain Eko Yuli, lifter Indonesia lainnya yakni Deni, berhasil meraih medali perunggu di kelas 67 kilogram dengan total angkatan 305 kilogram yang terdiri dari snatch 135 kilogram dan clean and jerk 170 kilogram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI