Terhenti di Semifinal, Jonatan: Saya Sudah Lakukan yang Terbaik

Syaiful Rachman | Arief Apriadi
Terhenti di Semifinal, Jonatan: Saya Sudah Lakukan yang Terbaik
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, melangkah ke babak kedua All England 2019 usai mengalahkan wakil Korea Selatan, Lee Dong Keun, di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (6/3/2019). [Humas PBSI]

Jonatan dikalahkan Chen Long di semifinal Malaysia Open 2019.

Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie mengaku kecewa setelah gagal menundukkan wakil China, Chen Long, di semifinal Malaysia Open 2019, Sabtu (6/4/2019).

Jonatan yang sejak awal tak diunggulkan harus mengakui keperkasaan Chen Long. Pebulutangkis 21 tahun itu kalah dengan skor 21-12, 10-21, 15-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur.

Jojo, sapaan akrab Jonatan, mengatakan telah mengerahkan kemampuan terbaiknya di atas lapangan. Namun, hasil akhir disebutnya tidak sesuai harapan.

"Tidak mudah menghadapi Chen Long. Tadi saya sudah mencoba melakukan yang terbaik," ujar Jonatan Christie usai laga di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (6/4/2019).

Peraih medali emas Asian Games 2018 itu sejatinya tampil sangat meyakinkan di game pertama. Chen Long yang merupakan peraih medali emas Olimpiade 2016 itu dibuat pontang-panting dengan kombinasi smash keras serta drop shoot yang mematikan.

Namun, ketika laga memasuki game kedua, Jonatan terlihat kesulitan menyesuaikan pola permainan dengan kondisi angin yang berubah. Ia terus tertekan hingga akhirnya kalah.

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, melangkah ke babak kedua All England 2019 usai mengalahkan wakil Korea Selatan, Lee Dong Keun, di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (6/3/2019). [Humas PBSI]
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, melangkah ke babak kedua All England 2019 usai mengalahkan wakil Korea Selatan, Lee Dong Keun, di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (6/3/2019). [Humas PBSI]

"Di game pertama, dengan keadaan kalah angin saya bisa main cukup baik. Chen Long banyak melakukan kesalahan sendiri," tutur Jonatan Christie.

"Tapi saat pindah tempat. Chen Long main lebih enak dengan pola defense-nya. Angin juga sedikit menggangu pola stroke saya. Jadi banyak error dan terburu-buru," sambungnya.

Meski gagal menembus partai final, Jonatan mengaku cukup puas dengan keseluruhan penampilannya kali ini.

Dirinya merasa lebih percaya diri setelah di dua laga sebelumnya tampil bagus hingga sukses menekuk dua pemain unggulan yakni Kento Momota (Jepang) dan Viktor Axelsen (Denmark).

"Saya cukup puas dengan permainan saya, tapi hasilnya memang tidak maksimal," pungkasnya.

Setelah Malaysia Open 2019, Jonatan akan melanjutkan tur BWF World Tour zona Asia ke Singapore Open 2019. Turnamen itu bakal berlangsung pada 9-14 April mendatang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS