Kemenpora Sambut Positif Keputusan Jokowi Tunjuk Menaker Jadi Plt Menpora

Reky Kalumata | Arief Apriadi
Kemenpora Sambut Positif Keputusan Jokowi Tunjuk Menaker Jadi Plt Menpora
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri usai temui JK di kantor Wapres. (Suara.com/Ria Rizki).

Hanif Dhakiri mengisi kursi Menpora yang ditinggalkan Imam Nahrawi

Suara.com - Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyambut positif keputusan Presiden RI Joko Widodo yang baru saja menetapkan Hanif Dhakiri sebagai pelaksana tugas (Plt) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Hanif yang kini masih menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) akan merangkap jabatan. Ia mengisi kekosongan kursi Menpora yang ditinggalkan Imam Nahrawi sejak Kamis (19/9/2019).

"Alhamdulillah, Plt Menpora sudah ditunjuk oleh Pak Presiden, yaitu Pak Hanif Dhakiri. Seluruh jajaran Kemenpora menyambut sangat gembira terhadap keputusan Bapak Presiden," ujar Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto melalui pesan singkat, Jumat (20/9/2019).

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto di Gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu (15/5/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto di Gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu (15/5/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Gatot berharap ditunjuknya Hanif bisa memberikan dampak positif bagi kinerja Kemenpora yang baru saja ditinggal sang Nakhoda. Agenda olahraga nasional pun diharapkan bisa bergulir dengan normal.

"Dan sesuai arahan Bapak Imam Nahrawi saat berpamitan dengan seluruh keluarga besar kemarin siang, yang intinya berpesan agar siapapun yang menjadi Menpora harus dihormati bersama," beber Gatot.

"Sehingga momentum kesinambungan kinerja Kemenpora tetap terjaga menghadapi sejumlah event olahraga dan pemuda tertentu. Kami akan segera menyambut kehadiran Pak Hanif Dhakiri selalu Plt Menpora," pungkasnya.

Menpora Imam Nahrawi memberikan keterangan pers terkait pengunduran diri di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (19/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Menpora Imam Nahrawi memberikan keterangan pers terkait pengunduran diri di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (19/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Seperti diketahui, Imam Nahrawi resmi mundur dari jabatan Menpora kemarin, Kamis (19/9/2019). Hal itu menyusul ditetapkannya Imam sebagai tersangka kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehari sebelumnya.

Dalam pidato perpisahan di depan para pejabat Kemenpora, Imam menjelaskan bahwa keputusannya mundur dari kursi Menpora adalah untuk bisa fokus menghadapi kasus yang tengah membelitnya.

"Hari ini Kamis, 19 September 2019, saya Imam Nahrawi sudah menyampaikan surat pengunduran diri ke hadapan Presiden Jokowi sebagai Menpora periode 2014-2019, dengan harapan saya harus fokus menghadapi dugaan tuduhan KPK," ujar Imam kemarin.

"Sudah barang tentu saya resmi ikuti proses hukum yang ada dengan sebaik mungkin dengan terus-menerus mendorong prinsip praduga tak bersalah. Sekaligus kita menunggu sebaik-baiknya nanti alat-alat bukti yang dimiliki KPK dengan tanpa membuat wacana terlebih dahulu, karena saya tidak seperti yang dituduhkan mereka," Imam Nahrawi menambahkan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS