Kholidin, Tukang Bubur yang Tak Rela Tinggalkan Panahan Meski Hanya Miliki Satu Tangan

Syaiful Rachman

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 16:51 WIB
Kholidin, Tukang Bubur yang Tak Rela Tinggalkan Panahan Meski Hanya Miliki Satu Tangan
Kholidin sedang melesatkan anak panah ke sasaran pada kompetisi ASEAN Para Games (APG) 2022 di Solo. ANTARA/Aris Wasita

Suara.com - Terik matahari yang "membakar" Kota Solo sejak pagi hari tidak menyurutkan Kontingen Indonesia untuk berburu emas pada perhelatan ASEAN Para Games (APG) 2022. Meski dengan keterbatasan, para atlet putra dan putri terus bersemangat melakukan yang terbaik dalam kompetisi itu.

Kondisi keterbatasan tubuh tidak mengurangi perjuangan mereka untuk bisa memberikan prestasi terbaik bagi Bangsa Indonesia, seperti yang dilakukan salah satu atlet para panahan putra Kholidin.

Jika hampir seluruh atlet dapat menarik string busur panah dengan salah satu sisi tangan, berbeda dengan Kholidin yang hanya mampu mengandalkan gigi karena tangan kanannya harus diamputasi akibat kecelakaan pada tahun 2017.

Ayah dua anak ini menuturkan sebetulnya dia sudah menggeluti dunia panahan sejak tahun 2016. Pada saat itu kondisinya masih normal. Untuk meningkatkan kemampuannya dalam memanah, tiga bulan sejak pertama kali mulai memanah ia memberanikan diri untuk mengikuti berbagai perlombaan antarklub.

Kecintaannya terhadap panahan mengantarkan dia memenangi berbagai perlombaan tersebut. Bahkan, sejak itu makin banyak event kompetisi yang diikutinya.

Namun di puncak prestasinya tersebut, insiden jatuh dari pohon kelapa membuatnya harus merelakan tangan kanan untuk diamputasi. Sempat berhenti beberapa waktu untuk pemulihan, pada suatu hari ia merasa begitu merindukan panahan.

Untuk itu ia iseng mendatangi klub tempat dia biasa berlatih. Dua hingga tiga kali kedatangannya, ia tidak mampu menahan keinginan untuk kembali mengangkat busur panah dan memastikan apakah kemampuannya masih seperti dulu.

"Akhirnya saya pulang, saya pasang busur panah. Siap tembak, tapi bingung mau nembak pakai apa karena saya nggak punya tangan," katanya.

Pada saat itu ia hanya bisa pasrah kepada Tuhan. Ia meminta agar diberikan jalan agar kembali bisa memanah. Jawaban dari doa tersebut ia dapat usai melihat sol sepatu. Pada saat itu ia mengikat string busur panah dengan sol sepatu dan menggunakan gigi bagian depan untuk menarik talinya.

baca juga

Usai mampu menarik tali, ia mencoba untuk menembakkan anak panah pada target. Meski tak sesuai sasaran, ia mengaku senang karena anak panah mampu tertancam pada papan. Dari situ ia makin bersemangat untuk terus meningkatkan kemampuannya.

"Saya nembak terus sampai nggak bisa makan tiga hari, awalnya pakai gigi depan rasanya sakit banget. Terus saya beralih ke gigi samping itu berdarah-darah juga. Lalu saya beralih ke gigi geraham sampai sekarang," katanya.

Kisah Bang Udin, tukang bubur yang dapatkan medali emas di ASEAN Para Games 2022 (Twitter)
Kisah Bang Udin, tukang bubur yang dapatkan medali emas di ASEAN Para Games 2022 (Twitter)

Tukang Bubur

Mampu meraih medali emas pada kejuaraan olahraga multi-event tingkat internasional tak membuat Kholidin melupakan latar belakang pekerjaannya. Sehari-hari, pria asal Pekalongan ini berjualan bubur di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta.

Bahkan, dari usahanya tersebut ia mampu mengentaskan sejumlah saudara yang sempat menganggur akibat ter-PHK. Jika di awal berjualan sekitar tahun 1994 dia menjalankan usahanya sendirian, saat ini dia bisa mengajak kakak dan adik ipar untuk membantunya.

Sempat kehilangan tempat berjualan sekitar tahun 2015 karena penataan Kota Jakarta juga tidak membuatnya patah semangat. Lagi-lagi sikap pasrah dipilihnya saat menghadapi permasalahan tersebut.

"Saya berdoa minta tempat terbaik, tiga bulan kemudian lewat orang baik saya dikasih tempat berjualan yang jauh lebih nyaman," katanya.

Usahanya itu tidak lepas karena rasa sayang yang begitu besar kepada keluarga. Bahkan, ia sudah merencanakan jika memperoleh bonus atas prestasinya tersebut sebagian akan digunakan untuk mengoperasikan ayahnya yang saat ini tengah menderita katarak.

Bidik Paralimpik

Kholidin mengatakan awalnya ia tidak langsung bergabung sebagai atlet nasional melainkan atlet daerah. Pada kisaran tahun 2017-2018 ia masuk ke Pelatda DKI Jakarta. Saat itu ia langsung menekuni nomor recurve dan berhasil mengikuti sejumlah kompetisi, di antaranya Piala Presiden dan Piala Marinir.

Selanjutnya, pada tahun 2021 ia mengikuti event Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 dan berhasil menyumbangkan medali emas untuk kontingen DKI Jakarta.

Saat di Peparnas itu, Kholidin secara mengejutkan mengalahkan atlet tuan rumah yang lebih diunggulkan, Sriyono, pada nomor recurve elite men open cabang olahraga para panahan.

Pada pertandingan yang digelar di Arena Panahan, Kampung Harapan, Jayapura, Kholidin membuat pemanah tuan rumah bertekuk lutut dengan skor 6-0.

"Alhamdulilah dapat emas, terus saya ditarik ke Pelatnas. Memang Peparnas itu kan buat acuan," katanya seperti dimuat ANTARA.

Atas prestasinya tersebut, ia mengaku tidak ingin berpuas diri. Usai pergelaran APG 2022 ia ingin segera kembali fokus berlatih untuk memperoleh tiket paralimpik di Paris tahun 2024. Mengenai seleksi paralimpik, ini bukan yang pertama kalinya.

Pada beberapa tahun lalu, ia sempat mengikuti seleksi untuk memperoleh tiket paralimpik di Ceko. Namun, saat itu ia hanya berhasil meraih peringkat ke-7 sehingga gagal mengikuti Paralympic Tokyo 2020.

Meski demikian, ia tidak ingin surut akibat kegagalannya dan terus menantang dirinya sendiri untuk bisa meraih yang terbaik.

"Itu jadi pembelajaran bagi saya untuk lebih gigih lagi berlatih," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus

Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus

Sport | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:09 WIB

Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games

Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games

Sport | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:55 WIB

NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025

NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025

Sport | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:51 WIB

Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar

Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar

Sport | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:58 WIB

KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025

KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:30 WIB

Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!

Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!

Sport | Rabu, 28 Januari 2026 | 07:47 WIB

Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up

Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up

Sport | Senin, 26 Januari 2026 | 15:18 WIB

Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025

Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025

Sport | Senin, 26 Januari 2026 | 15:13 WIB

ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga

ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga

Sport | Senin, 26 Januari 2026 | 15:08 WIB

ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi

ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi

Sport | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:17 WIB

Terkini

Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!

Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!

Sport | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:57 WIB

Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026

Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026

Sport | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:03 WIB

Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air

Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air

Sport | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:52 WIB

Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open

Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open

Sport | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:32 WIB

Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah

Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah

Sport | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:16 WIB

Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif

Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif

Sport | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:00 WIB

Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi

Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi

Sport | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:07 WIB

Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap

Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap

Sport | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:02 WIB

Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears

Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears

Sport | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:28 WIB

Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi

Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi

Sport | Senin, 22 Juni 2026 | 10:20 WIB

×