- Bogor Hornbills resmi menjuarai IBL 2026 setelah mengalahkan Pelita Jaya dengan skor 64-61 di PJ Arena, Minggu (28/6/2026).
- Menpora Erick Thohir menilai pergantian juara selama lima musim terakhir menunjukkan kompetisi basket nasional berjalan sehat dan kompetitif.
- Keberhasilan Bogor Hornbills diharapkan mampu memotivasi daerah lain untuk mengembangkan klub profesional dan meningkatkan kualitas Timnas Basket Indonesia.
Suara.com - Gelaran Indonesian Basketball League (IBL) 2026 resmi berakhir dengan melahirkan sejarah baru setelah Bogor Hornbills mengunci gelar juara untuk pertama kalinya.
Keberhasilan Bogor Hornbills menumbangkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor tipis 64-61 pada gim kelima final di PJ Arena, Minggu (28/6/2026), menjadi bukti nyata betapa sengitnya persaingan basket nasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, yang hadir menyaksikan langsung pertandingan tersebut mengaku sangat terkesan dengan dinamika kompetisi yang terus melahirkan juara baru setiap tahunnya.
Statistik mencatat, dalam lima musim terakhir IBL selalu memunculkan wajah baru di podium tertinggi. Pencapaian ini menunjukkan kekuatan antartim peserta kini semakin merata.
Tren tersebut dimulai ketika Satria Muda menjadi juara pada 2022, disusul Prawira Bandung (2023), Pelita Jaya (2024), Dewa United (2025), hingga Bogor Hornbills pada edisi 2026.
Menpora Apresiasi Ketatnya Persaingan IBL

Erick Thohir memberikan apresiasi kepada Bogor Hornbills yang mampu mencuri dua kemenangan penting di kandang Pelita Jaya dalam seri final berformat best of five.
Ia menilai pergantian juara dalam beberapa musim terakhir menjadi indikator bahwa kompetisi IBL berjalan sehat dan memiliki tingkat persaingan yang tinggi.
"Selamat kepada Bogor Hornbills, selamat juara baru ini, beberapa tahun terakhir IBL juara ganti-ganti, artinya apa? Kompetisi sangat tinggi dan cukup bersaing," ujar Erick Thohir.
Meski Pelita Jaya harus puas finis sebagai runner-up, Erick tetap mengapresiasi perjuangan mereka yang sebelumnya berhasil menyingkirkan juara bertahan Dewa United.
"Pelita Jaya walau kalah juga luar biasa sudah memberikan semuanya, mereka mengalahkan juara bertahan Dewa United," tambah Erick Thohir.
Kompetisi Berkualitas Diyakini Berdampak ke Timnas
Kualitas liga yang semakin kompetitif diyakini akan berdampak positif terhadap prestasi Timnas Basket Indonesia di level internasional.
Erick berharap pengalaman bertanding di kompetisi yang ketat dapat meningkatkan kualitas serta mental bertanding para pemain saat membela Merah Putih.
"Saya apresiasi kepada IBL dan Perbasi, liganya menjadi salah satu yang bergulir dengan baik selain tentunya liga sepak bola," tutur Erick Thohir.
Kesuksesan penyelenggaraan liga dalam menjaga persaingan yang sehat dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun tim nasional yang lebih kompetitif.
"Mudah-mudahan, karena dengan liganya baik, tim nasionalnya pasti lebih baik," sambung Erick Thohir.
Senada dengan Menpora, Sekretaris Jenderal Perbasi, Nirmala Dewi, menilai keberhasilan Bogor Hornbills dapat memotivasi daerah lain untuk mengembangkan klub basket profesional.
Menurutnya, lahirnya juara baru seperti Bogor Hornbills dan Dewa United akan membuat ekosistem basket nasional semakin berkembang, tidak hanya terpusat di Jakarta.
"Yang sudah ada sekarang sudah baik, harapan ke depan tentu akan semakin baik, semakin banyak lagi daerah-daerah yang termotivasi untuk melihat tim basket IBL," kata Nirmala Dewi.
Ia juga berharap atmosfer positif IBL dapat menarik lebih banyak anak muda untuk menekuni olahraga basket sejak usia dini.
"Vibes IBL ini tentu akan berdampak pada pembinaan anak-anak muda," ucap Nirmala Dewi.
Bogor Hornbills Ukir Sejarah
Gelar juara musim ini terasa spesial bagi Bogor Hornbills. Klub tersebut baru berdiri pada Agustus 2021 dengan nama Bumi Borneo sebelum berganti nama menjadi Bogor Hornbills pada November 2025.
Transformasi tersebut berbuah manis dengan keberhasilan mereka meraih gelar juara IBL untuk pertama kalinya.
Keberhasilan Hornbills juga menegaskan bahwa Satria Muda masih menjadi tim terakhir yang mampu mempertahankan gelar juara secara beruntun, yakni pada periode 2021-2022.
Kini, pencinta basket Tanah Air menantikan apakah tren lima juara berbeda dalam lima musim terakhir akan berlanjut pada musim depan, atau justru lahir era dominasi baru.