- Dewa United Banten menaklukkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor tipis 61-59 di GOR Laga Tangkas, Bogor, pada 24 Oktober 2026.
- Satria Muda Jakarta berhasil mengalahkan Bogor Hornbills dengan skor 74-64 dalam pertandingan pembuka turnamen IBL All Indonesian 2026.
- Turnamen IBL All Indonesian 2026 yang berlangsung hingga 1 November 2026 menjadi panggung bagi pengembangan pemain lokal Indonesia.
IBL All Indonesian 2026 langsung menyajikan pertandingan sengit pada hari pertama, Sabtu (24/10/2026), di GOR Laga Tangkas, Bogor. Dua laga besar menjadi sorotan ketika Dewa United Banten mengalahkan Pelita Jaya Jakarta, sementara Satria Muda Jakarta mengalahkan juara IBL 2026, Burung Enggang Bogor.
Suara.com - Dewa United mengawali turnamen dengan kemenangan tipis 61-59 atas Pelita Jaya. Kemenangan tersebut diraih melalui perjuangan ketat setelah Dewa nyaris kehilangan keunggulan pada menit-menit akhir pertandingan.
Dewa United mengawali laga dengan kurang meyakinkan. Pelita Jaya mampu menguasai kuarter pertama dan menutup 10 menit awal dengan keunggulan 19-14.
Namun, pertandingan berubah pada kuarter kedua dan ketiga. Pertahanan solid Dewa United membuat Pelita Jaya kesulitan mengembangkan permainan. Dewa pun berhasil menyatakan keadaan dan hanya membiarkan lawannya mencetak total 15 poin sepanjang dua kuarter tersebut.
Dewa United bahkan sempat unggul hingga 16 poin pada akhir kuarter ketiga setelah Kaleb Ramot Gemilang melesakkan tembakan tiga angka.
Pelita Jaya tidak menyerah begitu saja. Mereka muncul pada kuarter keempat dan perlahan memangkas jarak. Pelita Jaya bahkan sempat hanya tertinggal dua poin sehingga membuat pertandingan semakin menegangkan.
Laga nyaris berakhir ke babak overtime jika jump shot Vincent Kosasih pada detik-detik terakhir tidak meleset. Dewa United akhirnya mampu mempertahankan keunggulan dan mengamankan kemenangan.
"Kami sudah menyiapkan laga ini sejak tiga hari lalu. Anak-anak mampu mengeksekusinya dengan baik. Terutama di kuarter dua dan tiga. Saya senang, pertahanan kami sangat solid. Ini membuktikan Dewa kini tim yang juga bisa mengandakna pertahanan," ujar pelatih Yurifan Hosen.
Kaleb menjadi pemain paling menonjol dalam kemenangan Dewa United dengan kontribusi 16 poin dan tujuh rebound.
Sementara itu, pertandingan sengit juga terjadi pada laga penutup hari pertama. Satria Muda Jakarta berhasil mengalahkan Bogor Hornbills dengan skor 74-64 dalam duel antara juara bertahan IBL All Indonesian Cup dan kampiun IBL 2026 tersebut.
Kedua tim terlibat persaingan ketat sejak awal pertandingan. Satria Muda sempat menguasai kuarter pertama dengan keunggulan 23-14.
Namun, Burung Rangkong Bogor bangkit pada kuarter kedua. Mereka tampil agresif dengan mencetak 25 poin, sedangkan Satria Muda hanya mampu menambah 12 angka. Hasilnya, Hornbills berhasil mengatasi keadaan yang buruk dan membuat pertandingan semakin menarik.
Satria Muda kembali mengambil kendali permainan pada kuarter ketiga. Meski demikian, selisih poin kedua tim masih cukup ketat ketika kuarter tersebut berakhir. Satria Muda hanya unggul 56-52.
Memasuki kuarter keempat, Satria Muda tampil lebih efektif. Pertahanan ketat dan serangan balik cepat membuat mereka mampu menjauh dari kejaran Hornbills hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 74-64.
Dame Diagne menjadi penyumbang poin terbanyak bagi Satria Muda dengan torehan 19 angka. Sementara itu, pemain baru Burung Enggang Bogor, Patrick Nikolas, langsung menunjukkan potensinya dengan mencetak 18 poin.
Di luar persaingan di lapangan, pembukaan IBL All Indonesian 2026 juga berlangsung meriah dengan hadirnya sejumlah legenda bola basket nasional dan selebritis Tanah Air.
Sejumlah legenda keranjang lintas generasi turut hadir, di antaranya Bambang Hermansyah, AF Rinaldo, Amin Prihantono, Agustinus Sigar, Faisal Julius, dan Cokorda Raka Satya Wibawa.
Kemeriahan juga bertambah dengan hadirnya sejumlah tokoh publik, seperti Fuji, Erika, serta aktris senior Maudy Koesnaedi. Kehadiran mereka menambah daya tarik acara sekaligus menyemarakkan suasana di GOR Laga Tangkas.
Pertemuan legenda basket, pemain aktif, dan tokoh publik tersebut menampilkan bahwa bola basket tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari hiburan dan gaya hidup masyarakat.
Memasuki edisi ketiga, IBL All Indonesian 2026 mengusung semangat "Our Game, Our Turn". Turnamen ini memberikan kesempatan kepada pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi ajang bagi klub dalam mempersiapkan komposisi tim menghadapi IBL musim 2027.
Dinamika komposisi pemain menjadi salah satu hal menarik pada penyelenggaraan tahun ini. Sebanyak 38 pemain tercatat dipindahkan klub, sementara 23 pemain rookie ikut ambil bagian. Satya Wacana Salatiga menjadi klub dengan jumlah rookie terbanyak.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menegaskan bahwa IBL All Indonesia bukan sekadar turnamen untuk memperebutkan gelar juara. Ajang ini juga momentum menjadi penting bagi klub untuk mengembangkan pemain lokal Indonesia.
“IBL All Indonesian 2026 ini kami hadirkan sebagai panggung bagi pemain lokal Indonesia. Banyak klub mempersiapkan pemain-pemain muda untuk menghadapi IBL musim 2027. Melalui turnamen ini, klub memiliki kesempatan untuk mencoba komposisi tim sekaligus melihat perkembangan para pemain mudanya,” ujar Junas.
Menurut Junas, tingginya aktivitas perpindahan pemain dan banyaknya rookie yang tampil menunjukkan bahwa klub-klub mulai membangun kekuatan untuk menghadapi persaingan musim mendatang.
"Adanya 38 perpindahan pemain dan kehadiran 23 rookie menunjukkan dinamika yang menarik. Klub-klub tidak hanya mengejar hasil pertandingan, tetapi juga memanfaatkan turnamen ini untuk membangun kekuatan tim. Kami berharap para pemain muda bisa memaksimalkan kesempatan ini untuk menunjukkan kualitas mereka," tambahnya.
IBL All Indonesian 2026 berlangsung pada 24 Oktober hingga 1 November 2026. Fase grup digelar pada 24–29 Oktober, dilanjutkan dengan babak semifinal pada 31 Oktober. Dua tim terbaik kemudian akan bertemu pada pertandingan final yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026.