Sukabumi.suara.com – “Big Mouth” menjadi salah satu drama korea yang sedang banyak digandrungi saat ini. Tapi sayangnya, belakangan drama tersebut menuai kontroversi karena dianggap melakukan hal rasisme dalam salah satu dialog adegannya.
Semua berawal dari episode terbaru Big Mouth yang tayang pada Selasa (30/8/2022) kemarin. Dalam episode tersebut, ada adegan di mana karakter utama Park Cang Ho yang diperankan oleh aktor Lee Jong-Suk sedang berhadapan dengan seorang kriminal.
"Apakah ibumu makan sup rumput laut setelah melahirkanmu? Aku benar-benar penasaran dengan apa yang dia makan hingga melahirkan seorang psikopat sepertimu. Apakah dia makan Tom Yum Kung? Atau Sup Seonji?" ujar karakter Park Chang Ho, dalam adegan yang dimaksud.
Seperti yang umum diketahui kalangan pencinta Korea, mengonsumsi rumput laut merupakan salah satu tradisi turun temurun yang sudah ada di Korea Selatan. Selain baik untuk kesehatan, hal tersebut juga dijadikan simbol untuk menghormati sang Ibu dan harapan baik pasca kelahiran.
Namun dalam dialog di atas, konteks yang membuat para penonton/penggemar drama Big Mouth asal Thailand kecewa adalah bandingan yang seolah-olah, menyudutkan makanan asal Thailand.
Lebih detail, dialog itu memunculkan asumsi apa yang Ibu dari penjahat itu makan sehingga melahirkan seorang kriminal/psikopat.
Mengutip pemberitaan Topstarnews, penonton Thailand menyatakan hal tersebut terdengar rasis untuk menyindir bahwa seorang ibu yang memakan Tom Yum Kung, akan memiliki anak yang tumbuh menjadi seorang psikopat.
Menjadi viral di Korea Selatan, hingga saat ini pihak produksi atau MBC selaku stasiun TV yang menayangkan drama tersebut belum memberikan klarifikasi lebih lanjut.
Sumber: yoursay.suara.com.
Baca Juga: Setelah Jadi Psikopat, Lee Seung-Gi Comeback di Drama Baru dengan Peran Mantan Jaksa