Sukabumi.suara.com – Aksi peretasan jadi salah satu masalah di platform jejaring sosial yang terus terjadi hingga saat ini. Tak pandang bulu, korbannya pun bisa berasal dari berbagai kalangan, salah satunya publik figur Angelina Sondakh.
Mantan politisi yang belakangan menjadi sorotan karena keputusannya untuk menjadi pribadi yang lebih dan semakin baik tersebut membagikan cerita saat akun instagram pribadi miliknya diretas. Ia juga mengungkap jika awal mengetahui kejadian tersebut ketika dihubungi oleh anak sambungnya, Zahwa Massaid.
“Zahwa WA, mami mami i think your IG dihack. Aku langsung panik, mami harus ngapain," ceritanya, mengutip keterangan dalam video di kanal YouTube KH Infotainment.
Akhirnya saat mencoba login, Angelina Sondakh mengatakan bahwa verifikasi akunnya sudah diubah.
"Ketika aku login, setelah masuk disuruh kirim verifikasi. Si hacker sudah ganti ke nomor dia. Jadi kodenya nggak ke kirim ke handphone aku. Hasilnya sudah berkali-kali dicoba gagal," ujarnya lagi.
"Kata Zahwa segera direport karena dihack. Aku lapor kondisinya sekarang difreeze. Jadi nggak ada yang bisa login," imbuhnya.
Imbas kejadian ini, dia tidak memungkiri bahwa banyak orang yang tertipu. Mengingat peretas mempromosikan penjualan handphone dengan harga murah di akunnya.
“Aku minta tolong ke polisi karena yang tertipu nggak cuma satu dua orang. Mereka minta kembaliin duitnya karena beli handphone. Mereka tergiur kayaknya. Aku minta maaf ke mereka. Kalau mereka mau melaporkan, mereka berhak melaporkan," imbuh istri dari mendiang Adjie Massaid ini.
Lebih lanjut Angelina Sondakh juga mengungkap jika kerugian yang ditimbulkan dari aksi peretasan itu cukup besar. Salah satunya karena pengembalian uang yang harus ia lakukan dari brand-brand yang sebelumnya sudah memiliki kesepakatan untuk melakukan endorse.
Baca Juga: Angelina Sondakh Dikaitkan dengan Putri Candrawathi, Ini Tanggapannya
"Yang beli handphone ada sekitar 10 ke atas. Yang ketipu endorse lumayan banyak," beber Angelina Sondakh.
Meski begitu, kini ia juga mengaku sudah membuat akun baru dan mencoba untuk aktif di media sosial lain, yakni TikTok.