Perbedaan Antara Kompor Induksi dan Kompor Gas

Sukabumi

Sabtu, 17 September 2022 | 14:37 WIB
Perbedaan Antara Kompor Induksi dan Kompor Gas
Ilustrasi-Peralihan penggunaan kompor listrik ke kompor induksi (Pixabay)

Sukabumi.suara.com - Pemerintah Indonesia sudah menyarankan untuk mengganti kompor gas dengan kompor induksi atau kompor listrik. 

Pemerintah melalui Kementerian ESDM dan PLN sudah merencanakan akan menarik semua gas LPG 3 kg. Dan nantinya akan dikonversi dengan kompor induksi.

Kompor induksi dinilai lebih efisien dan lebih hemat energi dibandingkan dengan kompor gas. Adapun perbedaan yang terlihat dari kompor induksi dengan kompor gas yaitu:

1. Energi yang digunakan 

Dalam penggunaannya kompor induksi digadang-gadang lebih hemat energi dibandingkan dengan kompor gas. Karena kompor energi dapat menghantarkan 90 persen elektomagnetiknya sedangkan pada kompor gas hanya 70 persen. 

2. Praktis

Penggunaan kompor listrik akan lebih praktis dibandingkan dengan kompor gas. Yang mana kompor induksi akan dapat dipakai secara terus menurus selama rumah kita dialiri dengan listrik. Berbeda dengan kompor gas, kita harus selalu memastikan ketersediaan volume gas dan harus menukar tabungnya jika gas sudah habis. 

3. Menghemat waktu 

Kompor induksi memiliki penyebaran panas yang lebih merata dibandingkan kompor gas. Maka jika kita memasak dengan bahan yang sama kompor induksi akan membuat masakan kita lebih cepat matang. 

baca juga

4. Keamanan  

Umumnya kompor listrik memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan kompor gas. Pengguna tidak perlu menanggung risiko jika terjadi kesalahan dalam pemasangan gas. Lalu kemudian panas kompor induksi dihasilkan dari aliran kawat dan akan diterima oleh kompor tersebut. Sehingga tidak akan ada percikan api yang akan mengenai kita. 

5. Menghemat biaya

Penggunaan listrik untuk kompor induksi akan lebih irit dibandingan dengan menggunakan LPG untuk kompor gas. 

Umumnya harga kompor induksi lebih murah dibandingkan dengan kompor gas. Yang mana harga untuk satu kompor induksi yaitu Rp 170.000 sedangkan untuk kompor gas Rp 200.000. Dalam biaya penggunaan energi juga akan lebih hemat listrik dibandingkan dengan LPG. Oleh sebab itu pemerintah menyarankan untuk mengganti kompor listrik dengan kompor induksi. 

Sumber: suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Beralih dari Gas Elpiji, Cek Kelebihan dan Kekurangan Kompor Listrik Induksi

Sebelum Beralih dari Gas Elpiji, Cek Kelebihan dan Kekurangan Kompor Listrik Induksi

Indotnesia | Jum'at, 16 September 2022 | 14:26 WIB

5 Perbedaan Kompor Induksi dengan Kompor Gas, Benarkah Lebih Hemat?

5 Perbedaan Kompor Induksi dengan Kompor Gas, Benarkah Lebih Hemat?

Bisnis | Kamis, 15 September 2022 | 14:23 WIB

PLN: Kebijakan Penggunaan Kompor Induksi Bikin APBN Lebih Hemat Dibanding Elpiji

PLN: Kebijakan Penggunaan Kompor Induksi Bikin APBN Lebih Hemat Dibanding Elpiji

Bisnis | Kamis, 15 September 2022 | 09:51 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×